Depok (19/03/2026) – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) meluncurkan inisiatif wisata urban bertajuk “Mudik ke Jakarta”. Program ini menawarkan pengalaman berbeda bagi warga yang ingin menikmati kelengangan Ibu Kota melalui armada bus atap terbuka (open top bus), mengubah persepsi transportasi publik menjadi sarana rekreasi yang inklusif dan terjangkau.
Direktur Bisnis dan Pemanfaatan Aset PT Transjakarta, Fadly Hasan, menyatakan bahwa program ini merupakan tindak lanjut arahan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, untuk menghidupkan Jakarta sebagai destinasi wisata global yang atraktif.
Menelusuri Sejarah hingga Pesisir Modern
Transjakarta menghadirkan kurasi rute yang menggabungkan sisi historis dan wajah modern Jakarta. Salah satu andalannya adalah rute “Open Top Tour of Jakarta” bertajuk Jakarta Batavia. Bekerja sama dengan Sarinah, penumpang diajak menelusuri jejak lama lahirnya Jakarta dari perspektif yang lebih luas di atas bus tanpa atap.
Tak hanya itu, Transjakarta juga memperkenalkan rute terbaru:
-
Jakarta Seaside: Hasil kolaborasi dengan PIK Tourism yang membawa pelancong menuju kawasan pesisir modern di utara Jakarta.
-
Optimalisasi Rute Ikonik: Penambahan unit pada layanan bus wisata BW 1 (Sejarah Jakarta), BW 2 (Monas), serta BW 4 (Pencakar Langit).
-
Konektivitas Favorit: Penguatan akses menuju destinasi wisata utama seperti Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dan kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK).
Eksplorasi Kota yang Terintegrasi
Program “Mudik ke Jakarta” dirancang sebagai pengalaman wisata yang tidak hanya mengedepankan mobilitas, tetapi juga budaya dan ekonomi kreatif. Untuk melengkapi pengalaman perjalanan, para pelanggan kini dapat mengoleksi merchandise eksklusif melalui TJStore.
Bagi para kolektor, tersedia pula “Stamp Edisi Open Top Tour of Jakarta” yang dapat ditemukan di gerai TJStore Pos Bloc dan TJStore Ratu Plaza. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem pariwisata sekaligus mendorong perputaran ekonomi lokal di sepanjang jalur wisata.
Lebaran dengan Wajah Baru Jakarta
Fadly Hasan menekankan bahwa Lebaran adalah momentum kebersamaan. Dengan adanya bus atap terbuka ini, Transjakarta ingin memfasilitasi keluarga yang tetap berada di Jakarta agar bisa menikmati liburan berkualitas tanpa harus bepergian jauh.
“Lebaran adalah momen kebersamaan dan kami ingin pelanggan juga bisa menikmati Jakarta dengan cara yang berbeda. Kami tidak hanya mengantarkan ke tujuan, tetapi menghadirkan pengalaman yang penuh cerita,” pungkas Fadly, Kamis (19/3/2026).
Melalui layanan ini, wajah Jakarta sebagai kota global semakin dipertegas dengan hadirnya transportasi yang aman, nyaman, dan mampu menyuguhkan lanskap kota yang estetik bagi para penggunanya.





































