Depok (31/03/2026) – Masa transisi dari ritme Ramadan ke rutinitas normal resmi dimulai bagi ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Depok. Memimpin apel perdana pasca-libur Idulfitri di Lapangan Balai Kota, Selasa (31/03/2026), Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Mangnguluang Mansur, menginstruksikan pengembalian standar disiplin kerja dan pemulihan kondisi fisik pegawai.
Fokus utama dalam pengarahan kali ini adalah sinkronisasi waktu operasional dan urgensi menjaga kebugaran tubuh setelah terpapar pola makan khas hari raya.
Restorasi Jam Kerja: Kembali ke Setelan Awal
Sekda menegaskan bahwa pelonggaran jam kerja selama bulan suci telah berakhir. Seluruh aparatur diminta untuk mematuhi kembali regulasi waktu kerja standar guna menjamin efektivitas pelayanan publik di seluruh perangkat daerah.
“Kami ingatkan kembali pentingnya disiplin dan menjaga komitmen. Jika selama puasa jam kerja dimulai pukul 06.30 hingga 14.00, kini aturan telah kembali normal ke pukul 07.30 sampai 16.00 WIB. Ini harus dipatuhi bersama,” tegas Mangnguluang Mansur.
Meski demikian, Sekda memberikan ruang fleksibilitas bagi pegawai yang memiliki produktivitas pagi lebih awal. “Jika ada yang ingin memulai aktivitas sejak pukul 06.00, itu tidak menjadi masalah, selama ketentuan jam kerja resmi tetap dijalankan,” tambahnya.
Sentuhan Humanis: “Buang Sisa Opor” dengan Olahraga
Selain aspek administratif, Mangnguluang Mansur memberikan perhatian khusus pada aspek kesehatan para pegawainya. Dengan nada ringan namun subtansial, ia menyoroti risiko penurunan kondisi fisik akibat pola makan selama libur panjang yang cenderung tinggi kolesterol.
Beberapa poin imbauan kesehatan yang disampaikan antara lain:
-
Aktivasi Fisik: Mendorong ASN untuk kembali rutin berolahraga, baik di pagi maupun sore hari.
-
Manajemen Nutrisi: Mengingatkan pentingnya kembali ke pola hidup sehat.
-
Kesiapan Kerja: Memastikan badan dalam kondisi prima agar tugas pelayanan tidak terhambat.
“Kami ingatkan untuk menjaga kesehatan, apalagi ini baru selesai liburan. Mungkin masih ada ‘sisa opor’ yang belum terbuang di badan,” ujarnya berseloroh, disambut tawa para peserta apel.
Kesiapan Pelayanan Prima
Normalisasi rutinitas harian ini diharapkan mampu mengembalikan performa birokrasi Depok ke level maksimal. Dengan kembalinya jam operasional ke pukul 16.00 WIB, masyarakat kini dapat mengakses layanan publik dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan selama bulan Ramadan lalu.
Sekda berharap, kombinasi antara disiplin waktu dan tubuh yang sehat akan menjadi modal utama bagi ASN Depok dalam menuntaskan berbagai program strategis daerah di sisa semester pertama tahun ini.








































