Depok (06/04/2026) – Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Balai Kota Depok pada Senin pagi (06/04/26). Di bawah sorot matahari pagi, enam Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Depok melangkah maju untuk menerima Surat Keputusan (SK) Pensiun—sebuah tanda “kelulusan” setelah mengabdikan diri selama puluhan tahun demi kemajuan kota.
Wali Kota Depok, Supian Suri, yang memimpin langsung apel pagi tersebut, tak mampu menyembunyikan rasa bangganya saat melepas para bawahannya yang kini resmi memasuki masa purnatugas terhitung mulai 1 April 2026.
Daftar Tokoh yang Memasuki Masa Pensiun
Keenam ASN yang menyelesaikan masa baktinya tersebut merupakan sosok-sosok strategis di berbagai lini pelayanan publik, mulai dari tingkat dinas hingga kelurahan:
-
Tatik Wijayati (Sekretaris Dinas Pendidikan)
-
Anton Tofani Mucharram (Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan)
-
Madris (Kasi Kemasyarakatan dan Pelayanan Kecamatan Sawangan)
-
Filomeno De Andrade (Kasi Pemerintahan, Ketentraman, dan Ketertiban Kelurahan Sukatani)
-
Siti Maryamah (Kasi Kemasyarakatan dan Pelayanan Kelurahan Duren Mekar)
-
Sasa Saadudin (Kasi Ekonomi dan Pembangunan Kelurahan Bojongsari)
Lebih dari Sekadar Angka: Pengabdian 30 Tahun
Dalam sapaan hangatnya, Supian Suri mengungkapkan kekagumannya atas loyalitas para ASN ini. Berdasarkan bincang singkatnya di lapangan, rata-rata masa bakti mereka telah menembus angka tiga dekade.
“Tadi saya tanya satu per satu, rata-rata pengabdiannya sudah lebih dari 30 tahun. Ada yang 34 tahun, bahkan 36 tahun. Jika dihitung memang terasa lama, namun karena dijalani dengan ketulusan hari demi hari, waktu seolah berlari cepat,” ungkap Supian.
Sebagai bentuk apresiasi dan “tanda kasih” atas pengabdian tanpa putus tersebut, KORPRI Kota Depok memberikan bantuan purnabakti senilai Rp6 juta kepada masing-masing pensiunan.
Pesan untuk yang Bertahan: “Jangan Kendor di Garis Finis”
Momentum perpisahan ini juga dimanfaatkan Supian Suri untuk membakar semangat para ASN yang masih aktif. Ia menekankan pentingnya menjaga integritas dan etos kerja hingga detik terakhir masa jabatan.
“Jangan karena tinggal dua tahun lagi pensiun, lantas semangat jadi kendor. Tetap maksimal, gunakan sisa waktu pengabdian untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” tegasnya.
Doa dan Permohonan Maaf Sang Wali Kota
Menutup prosesi penyerahan SK, Supian Suri menyampaikan permohonan maaf secara pribadi maupun kedinasan atas segala kekurangan selama bekerja sama. Ia juga memohon doa agar dirinya dan seluruh jajaran Pemkot Depok dapat menyentuh garis finis pensiun dalam kondisi serupa: sehat walafiat dan tanpa batu sandungan hukum atau masalah apa pun.
Ia pun mengajak para pensiunan untuk tetap produktif melalui komunitas-komunitas purnabakti yang ada. “Silakan bergabung dengan komunitas, rutin bersilaturahmi, dan terus jaga kebersamaan,” pungkasnya.
Penyerahan SK pensiun ini bukan sekadar urusan administratif, melainkan simbol penghormatan tertinggi kota terhadap mereka yang telah menghabiskan sebagian besar usianya untuk melayani warga Depok.



































