Depok (04/05/2026) – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok melaporkan rangkuman capaian kinerja sepanjang bulan April 2026 yang berfokus pada pengendalian perubahan iklim. Melalui serangkaian aksi konservasi dan pemeliharaan vegetasi perkotaan, DLHK berkomitmen menjaga kualitas ekosistem sekaligus menjamin keamanan warga.
Manajemen Pohon dan Mitigasi Risiko
Sepanjang April 2026, DLHK memprioritaskan keamanan ruang publik melalui manajemen pohon yang intensif. Langkah ini diambil untuk meminimalisir potensi bahaya di lingkungan pemukiman dan jalan raya.
-
Pemangkasan Rutin: Petugas telah melakukan pemangkasan terhadap 136 pohon untuk menjaga keseimbangan dan estetika kota.
-
Penanganan Insiden: Tim di lapangan menangani 32 kasus pohon sempal dan mengevakuasi lima pohon tumbang.
-
Penebangan Preventif: Sebanyak empat pohon mati yang dinilai membahayakan keselamatan umum telah ditebang.
Aksi Penghijauan dan Konservasi Air
Sebagai bagian dari strategi jangka panjang melawan perubahan iklim, DLHK memperkuat aspek penghijauan dan ketahanan air tanah.
-
Reboisasi Kota: Penanaman 170 pohon baru dilakukan di berbagai titik strategis, ditambah pembagian 26 bibit pohon kepada masyarakat guna mendorong partisipasi warga.
-
Optimalisasi Cadangan Air: Sektor konservasi air diperkuat dengan pembuatan tujuh lubang biopori dan dua unit Penampungan Air Hujan (PAH).
Statistik Pelayanan dan Respons Aduan
Bidang Tata Lingkungan dan Konservasi DLHK mencatat tingginya interaksi warga dalam melaporkan kondisi lingkungan sekitar. Sepanjang bulan lalu, dinas memproses:
-
30 surat permohonan pemangkasan pohon dari warga.
-
5 permohonan izin penebangan pohon.
-
30 laporan kedaruratan terkait insiden pohon tumbang maupun sempal.
-
2 laporan darurat yang ditindaklanjuti secara cepat melalui integrasi layanan Call Center 112.
Indeks Kepuasan Masyarakat Capai 97,25%
Kepala Bidang Tata Lingkungan dan Konservasi DLHK Kota Depok, Tri Sakti Anggoro, mengungkapkan bahwa dedikasi petugas di lapangan membuahkan hasil positif pada sisi pelayanan publik. Berdasarkan hasil survei terbaru, Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terhadap kinerja lingkungan hidup di Depok menyentuh angka 97,25 persen.
“Capaian ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus bekerja optimal dan memperkuat kolaborasi bersama masyarakat dalam menjaga lingkungan,” ujar Sakti. Melalui rapor hijau ini, DLHK berharap dapat terus menciptakan lingkungan yang aman, hijau, dan nyaman bagi seluruh warga Depok.






































