Depok (12/05/2026) – Wali Kota Depok, Supian Suri, secara resmi memperkenalkan transformasi pelayanan publik melalui peluncuran Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM). Peresmian yang berlangsung di Posyandu Seruni RW 03, Kelurahan Pangkalan Jati Baru, Kecamatan Cinere ini menandai babak baru dalam upaya pemerintah memantau kualitas hidup warga secara menyeluruh, melampaui sekadar pemeriksaan kesehatan fisik.
Program ini merupakan hasil evaluasi mendalam terhadap fungsi Posyandu konvensional agar cakupan pelayanannya lebih menyentuh aspek-aspek fundamental kesejahteraan masyarakat.
Transformasi Pelayanan: Dari Kesehatan Dasar ke Pemantauan Holistik
Dalam arahannya, Supian Suri menekankan bahwa kesehatan masyarakat tidak bisa dipisahkan dari faktor pendukung lainnya seperti kondisi hunian dan akses pendidikan. Posyandu 6 SPM hadir sebagai sistem pelayanan terpadu yang menggabungkan fungsi program terdahulu seperti Posbindu dan Posyandu Lansia.
-
Kesehatan Lingkungan: Pemerintah kini tidak hanya memantau fisik warga, tetapi juga memastikan lingkungan permukiman sehat dan bebas dari area kumuh.
-
Akses Pendidikan: Fokus pelayanan mencakup pengawasan wajib belajar anak sejak usia dini, mulai dari jenjang PAUD, TK, hingga RA.
-
Siklus Hidup Utuh: Pemantauan kondisi warga dilakukan secara berkesinambungan, mulai dari masa dalam kandungan, kelahiran, dewasa, hingga lanjut usia.
Mitigasi Risiko melalui Pengawasan Infrastruktur Permukiman
Wali Kota juga memberikan atensi khusus pada kondisi infrastruktur di tingkat lingkungan yang berdampak langsung pada kesehatan warga. Ia menginstruksikan jajarannya untuk lebih proaktif dalam mengawasi sarana publik di pemukiman.
-
Rumah Tidak Layak Huni: Pemerintah berupaya memastikan tidak ada rumah warga yang terabaikan hingga berisiko ambruk karena kurangnya pengawasan.
-
Sanitasi dan Penyakit: Pengawasan saluran air atau got menjadi prioritas guna mencegah munculnya sarang nyamuk yang dapat memicu wabah penyakit di masyarakat.
Efisiensi melalui Pendekatan Preventif
Supian Suri menegaskan bahwa penguatan peran Posyandu 6 SPM adalah investasi strategis untuk menekan beban biaya pengobatan masyarakat. Dengan memperkuat langkah preventif dan promosi kesehatan di tingkat akar rumput, berbagai potensi penyakit dapat dideteksi dan ditangani lebih awal sebelum membutuhkan penanganan medis di rumah sakit yang berbiaya mahal.
Implementasi 6 SPM ini diharapkan mampu menciptakan tatanan masyarakat Depok yang tidak hanya sehat secara raga, tetapi juga didukung oleh lingkungan yang layak dan pendidikan yang berkualitas.





































