Depok (17/05/2026) – Jagat maya sempat dihebohkan oleh unggahan video yang memperlihatkan kawanan rusa menghadang pengendara motor pada dini hari di kawasan perbatasan Depok dan Srengseng Sawah, Jakarta Selatan. Fenomena unik yang terjadi pada Selasa (12/05) sekitar pukul 03.00 WIB ini bahkan memicu kelakar warganet yang menyebut adanya “gerbang dunia fiktif Narnia” di Kota Depok.
Namun, teka-teki asal-usul mamalia berkaki empat tersebut kini akhirnya terungkap. Kawanan rusa itu dipastikan bukan hewan liar, melainkan milik pribadi yang lepas dari area penangkaran.
Keluar Iseng Akibat Pagar Terbuka
Ketua RT 05/RW 02 Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji, Rahmat, mengonfirmasi bahwa hewan-hewan tersebut berasal dari kawasan Pemancingan Kabeda. Lokasi kemunculan rusa dalam video viral berada di jalur alternatif Depok-Srengseng Sawah, yang merupakan akses sibuk 24 jam menuju Tol Brigif.
-
Bukan ke Permukiman: Rahmat menegaskan kawanan rusa tersebut hanya keluar ke area luar pagar yang masih memedekati kawasan Kabeda, bukan menerobos masuk ke pekarangan atau permukiman padat penduduk.
-
Respons Warga Lokal: Bagi masyarakat setempat, keberadaan rusa tersebut sudah menjadi pemandangan sehari-hari, sehingga mereka tidak terkejut saat video tersebut mendadak viral di platform TikTok dan Instagram.
“Bagi warga sini itu hal biasa karena memang sudah lama Kabeda memelihara rusa di lahan mereka yang luas. Mungkin saat itu pagarnya terbuka jadi mereka keluar iseng saja,” jelas Rahmat, Minggu (17/05).
Kronologi Lepasnya Enam Rusa Pribadi
Pihak pengelola Pemancingan Kabeda turut memberikan klarifikasi mengenai insiden tersebut. Pras, seorang petugas kebersihan di lokasi, menjelaskan bahwa ada enam ekor rusa yang dipelihara secara mandiri di dalam area pemancingan dan taman tersebut.
Insiden subuh itu murni disebabkan oleh faktor kelalaian manusia (human error), di mana pintu gerbang utama tidak sengaja ditinggalkan dalam kondisi tidak terkunci. Rusa-rusa tersebut hanya keluar untuk “melongok” ke arah jalan raya dan langsung digiring kembali masuk ke dalam kandang sesaat setelah kejadian.
Respons Otoritas dan Rencana Koordinasi BKSDA
Dalam potongan video Point of View (POV) yang beredar, tampak pemotor berboncengan sempat berinteraksi dan mencoba mengarahkan kawanan rusa yang kebingungan tersebut untuk berjalan pulang, dibantu oleh seorang pengemudi ojek online yang melintas dari arah berlawanan.
Meski situasi di lapangan dinilai kondusif dan hewan telah kembali diamankan, peristiwa ini tetap menarik perhatian otoritas keselamatan publik. Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) menyatakan akan mengambil langkah preventif terkait kepemilikan satwa ini.
Kabid Pengendalian Operasional DPKP Kota Depok, Tessy Haryati, menegaskan bahwa pihaknya segera melakukan koordinasi lintas instansi. “Informasi ini akan kami teruskan ke pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), mengingat regulasi dan kewenangan pengawasan terhadap hewan yang masuk kategori dilindungi berada di bawah otoritas mereka,” pungkas Tessy.






































