Tekan Pergerakan Pinjol, KKMP Grogol Depok Resmi Diresmikan Presiden Prabowo

DEPOK (19/05/2026) – Struktur fondasi ekonomi berbasis kerakyatan di Kota Depok resmi bertambah. Setelah melewati garis waktu pembangunan selama tujuh bulan, gedung Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Grogol di Kecamatan Limo kini berdiri kokoh dan bersiap memasuki fase operasional penuh pasca-diresmikan secara kolektif oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Sabtu (16/05).

Prosesi peresmian masif terhadap 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih se-Indonesia tersebut dipusatkan di Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Di tingkat lokal, agenda ini diikuti via konferensi video oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok Mangnguluang Mansur bersama Dandim 0508/Depok Kolonel Infanteri Ginanjar Wahyutomo.

“KKMP Grogol masuk ke dalam daftar klaster koperasi yang diresmikan langsung oleh Bapak Presiden. Ini merupakan lompatan dan kebanggaan bagi ketahanan ekonomi Kota Depok,” ujar Dandim Kolonel Inf Ginanjar Wahyutomo, dikutip Senin (18/05).

Daftar Portofolio Layanan dan Strategi Intervensi Pinjol

Guna mereduksi ketergantungan masyarakat urban terhadap penetrasi pinjaman online (pinjol) ilegal serta jerat tengkulak, KKMP Grogol dirancang untuk menghadirkan ekosistem jasa keuangan dan logistik yang protektif sekaligus kompetitif.

Unit penunjang usaha yang terintegrasi di dalam koperasi ini meliputi:

  • Sektor Finansial: Penyediaan fasilitas simpan pinjam dengan skema suku bunga rendah yang aman dan terregulasi.

  • Sektor Komoditas & Pangan: Distribusi barang kebutuhan pokok (sembako) serta pasokan pupuk pertanian yang dipasok langsung melalui kemitraan korporasi penyedia (supplier principal).

  • Sektor Agen Digital: Melayani loket pembayaran multi-tagihan termasuk pembayaran listrik pascabayar/prabayar.

“Dari sisi fungsi intermediasi simpan pinjam, kami mengimbau warga untuk memaksimalkan peran koperasi ini ketimbang mengakses pinjaman online. Bunga yang ditawarkan jauh lebih ringan dan aman, sekaligus menjadi instrumen taktis pemerintah daerah dalam menekan laju pertumbuhan pinjol di level akar rumput,” tegas Kolonel Inf Ginanjar. Pihaknya menambahkan bahwa saat ini manajemen tengah melakukan pemenuhan aspek pengadaan inventaris operasional sebelum resmi dibuka dalam beberapa bulan ke depan.

Kendala Lahan Hambat Konstruksi Fisik di 63 Kelurahan

Meskipun struktur kepengurusan KKMP diklaim telah terbentuk secara merata di seluruh 63 kelurahan yang ada di Kota Depok, realisasi pembangunan fisik gedung secara serentak masih membentur kendala administratif, terutama terkait ketersediaan dan legalitas aset lahan.

Merespons rapor evaluasi tersebut, Sekda Kota Depok Mangnguluang Mansur menegaskan bahwa jajaran eksekutif berkomitmen untuk segera melakukan pemetaan, mitigasi, dan penyediaan lahan strategis milik pemkot. Langkah intervensi ini diambil agar akselerasi pembangunan infrastruktur gedung koperasi pada tahap selanjutnya dapat segera dieksekusi guna menjamin pemerataan kesejahteraan warga Depok.

Komentar

komentar

BAGIKAN