DEPOK (19/07/2026) – Kehadiran kawasan pertanian perkotaan (urban farming) kini menghiasi pusat dinamika Kota Depok. Anggota TNI AD dari Kodim 0508/Depok sukses mengalihfungsikan lahan tidur seluas hampir dua hektare yang mengapit pusat perbelanjaan dan jalur jalan tol di Jalan Ir. Juanda, Kecamatan Sukmajaya. Sejak 2024, jajaran personel Kodim Depok mengoptimalkan pemanfaatan lahan milik PT Pertamina tersebut dengan membudidayakan aneka komoditas hortikultura, seperti cabai, bawang merah, terong, hingga kacang panjang. Dandim 0508/Depok, Kolonel Infanteri (Inf) Ginanjar Wahyutomo, menuturkan pada Minggu, 19 Juli 2026, bahwa keberadaan lahan hijau produktif di tengah kepungan mal dan akses jalan tol menjadi sebuah terobosan unik di area perkotaan.
Guna memaksimalkan potensi area tersebut, Kodim Depok menerapkan konsep pertanian terpadu (integrated farming) yang memadukan sektor holtikultura dengan bidang peternakan ayam melalui kolaborasi lintas pemangku kepentingan. Akselerasi pemanfaatan lahan ditandai dengan aksi tanam bawang merah serentak yang melibatkan Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) pada Sabtu, 18 Juli 2026. Langkah ini menjadi wujud kontribusi nyata prajurit TNI AD dalam mengawal agenda nasional menuju swasembada serta kemandirian pangan di tingkat daerah.
Ke depan, pengelolaan hasil panen dari kawasan urban farming ini akan diserahkan kepada kelompok tani lokal di bawah supervisi dan pendampingan berkala dari Kodim Depok. Ginanjar memungkas bahwa selain diproyeksikan untuk menguatkan ketahanan pangan tingkat keluarga, optimalisasi lahan terpadu ini juga ditujukan untuk membuka peluang ceruk ekonomi baru serta mendongkrak tingkat pendapatan warga di sekitarnya.
































