DEPOK (03/10/2026) – Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Mapan Kecamatan Pancoran Mas menyemarakkan peringatan Hari Batik Nasional dengan menggelar Lomba Kreasi Batik di kawasan Depok Open Space (DOS) pada Jumat (2/10/2026). Diikuti sekitar 50 pelaku UMKM sejak pukul 08.00 WIB, ajang ini menjadi panggung kreativitas bagi para peserta untuk memamerkan perpaduan busana batik dan aksesori pendukung melalui peragaan busana (fashion show). Ketua UMKM Mapan Pancoran Mas, Rini Rahayu, menjelaskan bahwa kriteria penilaian berfokus pada keserasian busana, keharmonisan kreasi aksesori, serta tingkat kepercayaan diri peserta di atas panggung. Berdasarkan keputusan juri, Yuni Widiastuti dari Depok Strugel (Kelurahan Rangkapan Jaya) keluar sebagai juara pertama, disusul Dwi Agustinawati dari Gabin (Kelurahan Pancoran Mas) di posisi kedua, dan Heni dari Dimsum Sakupaleza (Kelurahan Depok Jaya) sebagai juara ketiga.
Tak sekadar ajang unjuk kebolehan berbusana, kegiatan ini juga dimanfaatkan panitia untuk mendata kelengkapan legalitas usaha para anggota sesuai imbauan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Depok melalui pengumpulan Nomor Induk Berusaha (NIB) serta sertifikat halal. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan aksi kepedulian masyarakat bertajuk Jumat Berbagi, di mana sebanyak 300 paket produk kuliner buatan UMKM lokal—seperti nasi uduk, nasi krawu, rice bowl, hingga olahan minuman tradisional—dibagikan langsung kepada pengemudi ojek online dan sopir angkutan kota. Rini berharap agenda terpadu ini dapat diselenggarakan secara berkala demi mempererat kebersamaan, melengkapi legalitas pelaku usaha, sekaligus mengangkat batik sebagai nilai tambah ekonomi bagi produk-produk kreatif buatan dalam negeri.

































