DEPOK (17/07/2026) – Ketangguhan mental petenis putri andalan Indonesia, Priska Madelyn Nugroho, kembali teruji dalam turnamen internasional di benua Eropa. Berpasangan dengan petenis Rusia, Vlada Panshina, Priska sukses mengunci satu tempat di babak semifinal sektor ganda turnamen Enka Open 2026 yang berlangsung di Istanbul, Turki. Langkah impresif ini diraih setelah kolaborasi Indonesia-Rusia tersebut secara dramatis menumbangkan pasangan unggulan keempat asal Tiongkok, Huang Yujia dan Zhang Ying, pada babak perempat final yang digelar di lapangan keras Enka Club, Kamis, 16 Juli 2026. Melalui pertarungan menguras fisik dan emosi yang berlangsung selama 2 jam 13 menit, Priska dan Panshina akhirnya menyudahi perlawanan alot lawannya lewat kemenangan tiga set dengan skor akhir 6-7(2), 7-5, dan 12-10.
Sejak awal set pembuka, atmosfer pertandingan sudah menyajikan tensi tinggi ketika kedua kubu saling mempertahankan servis dengan ketat hingga kedudukan imbang 6-6. Memasuki fase perebutan poin kritis melalui babak tie-break, pasangan Huang dan Zhang tampil lebih menekan serta minim kesalahan, hingga berhasil merebut set pertama dengan keunggulan telak 7-2. Kehilangan set awal tidak mematahkan semangat juang Priska dan Panshina. Memasuki set kedua, mereka merespons dengan meningkatkan intensitas serangan dan bermain lebih agresif di area depan net. Meski drama saling patah servis sempat mewarnai jalannya laga, Priska dan Panshina berhasil menjaga ketenangan di poin-poin krusial untuk mengamankan set kedua dengan skor 7-5, sekaligus memaksakan pertandingan berlanjut ke set penentuan.
Sesuai dengan regulasi sektor ganda WTA, set penentuan dimainkan menggunakan format menegangkan yakni super tie-break hingga batas minimal 10 poin. Kejar-mengejar angka berlangsung sangat mendebarkan hingga Priska dan Panshina sempat berada di ujung tanduk saat tertinggal 9-10, yang memberikan peluang emas match point bagi sang lawan. Di tengah tekanan mental yang luar biasa, duet Indonesia-Rusia ini menunjukkan kematangan taktis dan ketenangan luar biasa dengan menyapu bersih tiga poin beruntun demi membalikkan keadaan menjadi 12-10 sekaligus mengunci kemenangan pertandingan.
Catatan statistik resmi WTA menunjukkan efisiensi permainan Priska dan Panshina yang berhasil membukukan tiga kali servis ace serta mengonversi empat dari tujuh peluang break point yang mereka dapatkan. Keberhasilan ini mengungguli efektivitas pasangan Tiongkok yang hanya mampu memaksimalkan tiga dari delapan kesempatan break. Secara akumulatif, Priska dan Panshina memenangi 84 dari total 167 poin yang diperebutkan di sepanjang laga keras tersebut. Pada babak empat besar nanti, pasangan beda negara ini dijadwalkan akan menantang duet Tatiana Prozorova dan Alexandra Shubladze, yang melaju mulus setelah lawannya, unggulan kedua Lucie Havlickova dan Gabriela Knutson, memutuskan mundur. Kemenangan ini sekaligus menjadi pelipur lara yang manis bagi Priska, setelah perjuangan kerasnya di sektor tunggal harus terhenti lebih awal di babak pertama babak utama pasca-merangkak dari fase kualifikasi.




































