DEPOK (22/07/2026) – Kontingen esports Indonesia melangkah mantap menuju panggung Esports Nations Cup (ENC) 2026 setelah mengamankan tempat di sejumlah nomor pertandingan strategis. Berdasarkan konfirmasi Pelatih Kepala Tim Nasional Esports Indonesia, Richard Permana, pada Rabu, 22 Juli 2026, amunisi Merah Putih telah menggenggam tiket melalu jalur kualifikasi untuk nomor Trackmania, PUBG Mobile, PUBG: Battlegrounds, Rocket League, Counter-Strike 2, serta Chess.com. Khusus pada nomor Chess.com, Indonesia berhasil mengirimkan dua atlet yang lolos masing-masing lewat jalur kualifikasi dan direct invite. Selain Chess.com, jalur undangan langsung tersebut juga sudah mengunci tempat untuk nomor Honor of Kings, Dota 2, dan Rainbow Six, sementara beberapa nomor lainnya masih akan menyelesaikannya lewat proses kualifikasi mendatang.
Guna mematangkan performa sebelum berlaga pada putaran final di Riyadh, Arab Saudi, yang dijadwalkan berlangsung pada 2–29 November 2026, jajaran pelatih tengah merancang pemusatan latihan nasional (pelatnas) yang bakal dimulakan pada Oktober mendatang. Jelang agenda pemusatan latihan tersebut, para atlet yang telah lolos diimbau untuk tetap menjaga konsistensi kebugaran dan ketajaman mekanik melalui program latihan mandiri. Pelatnas ini disiapkan sebagai fase krusial dalam menyatukan chemistry para atlet yang berasal dari bermacam klub profesional.
Ajang ENC sendiri merupakan kejuaraan esports antarnegara perdana gagasan Esports World Cup Foundation (EWCF) yang mempertandingkan 16 judul gim populer dengan dukungan penerbit besar seperti EA, Krafton, Tencent, Ubisoft, Chess.com, MOONTON Games, hingga SNK. Manajer Timnas Esports Indonesia, Glorya Famiela, menegaskan bahwa kesiapan kontingen Indonesia akan disokong oleh penerapan sports science secara menyeluruh, mencakup latihan teknis, fisik, nutrisi, hingga pendampingan psikologi olahraga. Berbekal predikat juara umum pada ajang SEA Esports Nations Cup 2026 di Vietnam dengan torehan tiga emas, satu perak, dan satu perunggu, tim Garuda memelihara optimisme tinggi untuk kembali mengibarkan bendera Merah Putih di level dunia.
































