DEPOK (06/08/2026) – Laju penjualan tiket untuk perhelatan MotoGP 2026 di Sirkuit Mandalika terus menunjukkan tren positif. Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mencatat angka pemesanan tiket kini telah menyentuh 42 persen dari total kapasitas yang disediakan. Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTB, Ahmad Nur Aulia, menyampaikan di Mataram pada Kamis bahwa data tersebut diperoleh langsung dari laporan berkala pihak penyelenggara, Injourney. Kendati ajang balap bergengsi dunia itu baru akan bergulir pada 9–11 Oktober 2026, ia optimistis angka penjualan tiket akan merangkak naik secara signifikan seiring makin dekatnya hari penyelenggaraan.
Optimisme Pemprov NTB didasari oleh tren jumlah penonton di Mandalika yang konsisten melonjak dari tahun ke tahun. Memulai debutnya pada 2022 dengan 102.801 penonton, angka kehadiran tercatat naik menjadi 102.929 orang pada 2023, kemudian menyentuh 121.252 pasang mata pada 2024, hingga mencapai 140.324 penonton pada edisi 2025. Untuk perhelatan tahun ini, pemerintah daerah membidik target 140 ribu hingga 150 ribu pengunjung selama tiga hari, dengan proyeksi puncak kehadiran mencapai 65 ribu orang pada hari balapan utama sebagaimana ditegaskan oleh Asisten 2 Setda Pemprov NTB, Lalu Moh Faozal.
Daya pikat MotoGP Mandalika 2026 kian terdongkrak oleh tampilnya dua talenta muda asal Indonesia, yakni Veda Ega Pratama yang bersaing di kelas Moto3 dan Mario Aji yang berlaga di Moto2. Kehadiran jagoan lokal ini diprediksi menjadi magnet kuat bagi para pencinta otomotif tanah air. Guna mengantisipasi lonjakan gelombang penonton dari berbagai daerah seperti Yogyakarta dan sekitarnya, Pemprov NTB kini berfokus memperkuat koordinasi konektivitas transportasi udara, darat, dan laut, termasuk mengupayakan penambahan frekuensi penerbangan langsung menuju Lombok demi memastikan kelancaran mobilitas serta dampak ekonomi yang maksimal bagi daerah.


































