DEPOK (15/06/2026) – Animo masyarakat terhadap program peningkatan kompetensi kerja yang difasilitasi oleh pemerintah daerah menunjukkan lonjakan yang sangat signifikan. Komitmen tersebut tecermin dari meledaknya jumlah peminat pada Program Pelatihan Perhotelan garapan Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) yang sukses menjaring total pendaftar hingga mencapai 641 orang. Kepala Disnaker Kota Depok, Nessi Annisa Handari, mengungkapkan bahwa setelah melalui proses kurasi dokumen yang ketat, sebanyak 382 kandidat dinyatakan lolos seleksi administrasi dan berhak melanjutkan perjuangan ke tahapan uji wawancara mendalam, guna memperebutkan kuota final yang dibatasi hanya untuk 100 peserta terpilih.
Guna menghadirkan standardisasi kompetensi yang relevan dengan dinamika industri modern, program ini dirancang melalui skema kolaborasi strategis segitiga yang mempertemukan Disnaker Kota Depok, manajemen Hotel Savero selaku praktisi lapangan, serta Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Depok. Sinergi ini sengaja dibangun sebagai jawaban taktis atas tingginya permintaan pasar kerja terhadap pemenuhan Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor pariwisata dan hospitality yang tidak sekadar memiliki pemahaman teoritis, melainkan juga menguasai keterampilan praktis yang adaptif dan sesuai dengan kebutuhan operasional dunia kerja global.
Para peserta yang nantinya berhasil mengamankan posisi dalam jajaran seratus besar tidak hanya akan disuguhi dengan pembekalan materi di dalam kelas, melainkan bakal diterjunkan langsung untuk mengikuti program pemagangan intensif di jaringan hotel profesional. Nilai tambah terbesar dari proyeksi investasi sosial ini adalah pemberian sertifikat kompetensi resmi yang diterbitkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) bagi para lulusan sebagai bukti legalitas keahlian mereka di mata industri. Melalui intervensi hulu ini, Nessi Annisa Handari optimistis dapat mencetak generasi muda Depok yang mandiri, berdaya saing tinggi, dan berkeahlian matang, yang pada akhirnya bermuara pada penurunan angka pengangguran terbuka di wilayah Kota Depok secara berkelanjutan.






































