Waspada Tren Peningkatan Influenza A, Dinkes Depok Imbau Warga Kenali Gejala dan Indikasi Darurat

DEPOK (26/09/2026) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok menginstruksikan seluruh lapisan masyarakat untuk memperketat kewaspadaan dengan mengenali secara dini gejala klinis serta indikasi bahaya infeksi Influenza A yang memerlukan tindakan medis darurat. Langkah pencegahan ini merespons pengumuman Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengenai peningkatan tren Influenza A subtipe H3N2 subclade K di berbagai daerah. Kepala Dinkes Kota Depok, Devi Maryori, menegaskan pada Sabtu (26/9/2026) bahwa warga harus bertindak cepat membawa anggota keluarga ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila menemukan tanda-tanda kegawatan pernapasan, seperti sesak napas, napas cepat, adanya tarikan dinding dada ke dalam, hingga sianosis atau bibir yang tampak kebiruan.

Di samping gangguan pernapasan, tanda bahaya serius lainnya mencakup demam tinggi yang tidak kunjung reda, kondisi fisik yang mendadak memburuk setelah sempat membaik, nyeri dada, penurunan kesadaran, kejang, kelemahan fisik berat, serta kegagalan asupan cairan yang ditandai dengan muntah terus-menerus, kesulitan minum, dan penurunan frekuensi buang air kecil. Devi menggarisbawahi bahwa pemantauan ketat wajib diterapkan pada kelompok rentan—meliputi bayi, ibu hamil, lansia, penderita penyakit kronis, serta individu dengan sistem imun rendah (immunocompromised). Mengimbau masyarakat untuk tetap tenang tanpa mengabaikan protokol kesehatan, Dinkes Depok juga menginstruksikan seluruh jaringan fasilitas kesehatan untuk memperkuat surveilans epidemiologis serta melaporkan klaster kasus secara real-time guna memetakan persebaran Influenza A secara presisi berdasarkan hasil uji laboratorium.

Komentar

komentar

BAGIKAN