Ramadan Jadi Momentum Pembinaan Karakter, SDN Depok Baru 2 Perbanyak Ibadah dan Kegiatan Religius

Depok — SDN Depok Baru 2 memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan untuk menanamkan karakter religius dan akhlak mulia kepada para siswa melalui berbagai kegiatan keagamaan yang dilaksanakan secara intensif sepanjang bulan suci.

Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) SDN Depok Baru 2, Dede Sapa’at, menjelaskan bahwa selama Ramadan pembinaan karakter siswa dilakukan lebih optimal dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.

“Selama Ramadan, kegiatan pembinaan karakter kami tingkatkan. Shalat dhuha yang biasanya dilaksanakan seminggu sekali, kini dilakukan setiap hari di kelas masing-masing. Selain itu, tadarus Al-Qur’an juga dilaksanakan dengan durasi yang lebih lama dibandingkan bulan lainnya,” ujar Dede, Kamis (26/2/2026).

Beragam Kegiatan Keagamaan Selama Ramadan

Selain pembiasaan ibadah harian, sekolah juga menggelar berbagai agenda khusus Ramadan. Kegiatan tersebut meliputi simulasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang berlangsung pada 2–8 Februari 2026, kegiatan tadarus Al-Qur’an, serta kegiatan belajar mengajar (KBM) dengan pemadatan materi.

Tidak hanya itu, sekolah juga menyelenggarakan pesantren kilat (sanlat) sebagai sarana pembinaan spiritual siswa selama Ramadan.

Santunan Yatim dan Dhuafa

Sebagai bentuk kepedulian sosial, SDN Depok Baru 2 juga mengadakan kegiatan murottal Al-Qur’an serta santunan bagi anak yatim dan dhuafa di lingkungan sekolah.

Program santunan tersebut dilaksanakan melalui kerja sama dengan komite sekolah, sekaligus menjadi sarana pembelajaran empati dan kepedulian sosial bagi para siswa.

“Pelaksanaan pesantren kilat yang dijadwalkan pada 11–13 Februari 2026 akan dibagi dalam dua sesi, yaitu untuk siswa kelas bawah dan kelas atas. Selain itu, kami juga mengadakan berbagai lomba dan permainan edukatif agar siswa semakin semangat meningkatkan ibadah kepada Allah SWT,” tambah Dede.

Melalui berbagai kegiatan tersebut, SDN Depok Baru 2 berharap Ramadan dapat menjadi momen penting dalam membentuk karakter religius, disiplin, dan kepedulian sosial bagi para siswa sejak dini.

Komentar

komentar

BAGIKAN