Depok (07/04/2026) – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok mencatatkan angka partisipasi yang signifikan pada pembukaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026. Berdasarkan data agregat hari pertama, sebanyak 24.676 siswa kelas IX telah mengikuti ujian secara serentak, mengukuhkan tingkat kehadiran sebesar 95 persen dari total daftar peserta.
Capaian ini menjadi indikator kuat kesiapan infrastruktur dan mentalitas siswa di ratusan satuan pendidikan, baik negeri maupun swasta, dalam menghadapi asesmen akhir masa studi menengah pertama.
Pemetaan Partisipasi Lintas Satuan Pendidikan
Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Wahid Suryono, mengungkapkan bahwa TKA 2026 melibatkan ekosistem pendidikan yang luas di seluruh wilayah kota. Pelaksanaan ini mencakup total 298 sekolah, dengan rincian:
-
SMP Negeri: 34 Satuan Pendidikan.
-
SMP Swasta: 264 Satuan Pendidikan.
-
Total Peserta Terdaftar: 25.159 Siswa.
“Alhamdulillah, angka partisipasi yang menyentuh 95 persen ini mencerminkan keseriusan seluruh pihak. Laporan dari sekolah-sekolah menunjukkan bahwa koordinasi berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” ujar Wahid, Selasa (07/04/26).
Instrumen Validasi Hasil Belajar Tiga Tahun
Lebih dari sekadar angka kehadiran, Disdik Depok menekankan bahwa TKA merupakan instrumen validasi untuk mengukur daya serap siswa terhadap kurikulum selama tiga tahun terakhir. Hasil dari tes ini diharapkan menjadi potret objektif bagi kualitas lulusan SMP di Kota Depok tahun ajaran ini.
Wahid mengingatkan para siswa bahwa kejujuran dan keseriusan dalam mengerjakan soal adalah kunci untuk mendapatkan data kemampuan yang akurat.
“Kita ingin memetakan sejauh mana kompetensi siswa setelah menempuh pendidikan selama tiga tahun. Oleh karena itu, kami meminta seluruh peserta untuk mengerjakan soal dengan sungguh-sungguh dan menjunjung tinggi integritas,” tegasnya.
Evaluasi dan Keberlanjutan
Tingginya keterlibatan sekolah swasta (264 sekolah) dalam agenda ini menunjukkan adanya sinergi yang solid dalam standar evaluasi pendidikan di Kota Depok. Disdik akan terus memantau dinamika pelaksanaan pada hari-hari berikutnya guna memastikan sisa 5 persen peserta yang belum hadir dapat terakomodasi atau mendapatkan penanganan sesuai prosedur yang berlaku.
Dengan tren partisipasi yang positif ini, Kota Depok optimis hasil TKA 2026 dapat menjadi basis data yang kuat dalam menentukan arah kebijakan pendidikan dan strategi peningkatan mutu sekolah di masa mendatang.






































