Antisipasi Cuaca Ekstrem, Puluhan Satgas DPUPR Depok Dikerahkan Tangani Titik Rawan Bencana

Depok (07/05/2026) – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok meningkatkan status kesiagaan menyusul tingginya intensitas hujan yang memicu insiden banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah. Sebagai langkah mitigasi, puluhan personel Satuan Tugas (Satgas) dikerahkan setiap hari untuk melakukan normalisasi saluran dan perbaikan infrastruktur vital.

Respons Cepat di Titik Krusial

Plt Kepala Dinas PUPR Kota Depok, Yodi Joko Bintoro, menegaskan bahwa tim di lapangan bekerja secara nonstop berdasarkan hasil monitoring internal maupun laporan masyarakat. Fokus utama saat ini adalah memulihkan fungsi aliran air dan memperkuat struktur penahan tanah.

Sejumlah titik yang menjadi fokus penanganan terkini meliputi:

  • Sektor Pengairan: Normalisasi saluran di RW 15 Bukit Cengkeh dan Kali Jantung (inlet Situ Pengarengan).

  • Perbaikan Infrastruktur: Penanganan turap roboh di outlet Situ Cilodong dan perbaikan turap di Jalan Swadaya, Tapos.

  • Mitigasi Longsor: Penanganan sengketa lahan dan longsor di Jalan Sawangan Permai.

Sinergi dan Solusi Anggaran Darurat

Terkait kunjungan kerja bersama Wali Kota Depok, Supian Suri, beberapa waktu lalu, Yodi menjelaskan bahwa pemerintah telah memetakan solusi permanen untuk wilayah terdampak parah. Salah satunya adalah pemanfaatan anggaran Biaya Tidak Terduga (BTT) untuk menangani longsor di Jalan Abdul Wahab serta banjir kronis di perbatasan Pasir Putih-Cipayung yang berdekatan dengan TPA.

“Langkah-langkah strategis dengan dukungan anggaran BTT akan diambil sebagai solusi konkret atas permasalahan tersebut,” ujar Yodi, Kamis (07/05).

Imbauan Kesadaran Lingkungan dan Layanan Aduan

DPUPR menggarisbawahi bahwa sampah masih menjadi faktor dominan penyebab penyumbatan aliran kali yang berujung pada banjir. Oleh karena itu, masyarakat diminta aktif menjaga kebersihan saluran air di lingkungan masing-masing.

Guna mempercepat koordinasi di lapangan, DPUPR membuka kanal pengaduan bagi warga yang menemukan potensi bencana melalui WhatsApp Call Center Dinas PUPR di nomor 0851-1160-6567.

Jadwal Operasional Layanan Aduan:

  • Senin–Jumat: 08.00 – 20.00 WIB

  • Sabtu: 08.00 – 16.00 WIB

“Kami terus mendorong kesadaran masyarakat. Jangan menunggu bencana terjadi; segera lapor jika ada potensi longsor atau banjir agar dapat ditangani sebelum menimbulkan kerugian besar,” pungkasnya.

Komentar

komentar

BAGIKAN