DEPOK (22/05/2026) – Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (UI) sukses mengeksekusi draf pengabdian masyarakat melalui peluncuran festival Vokhumfest 2026. Agenda tahunan yang dipusatkan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kampus Vokasi UI, Kota Depok, Kamis (21/05) lalu, difungsikan sebagai wadah hilirisasi ilmu akademis untuk mendongkrak daya saing pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.
Proyek ini mengintegrasikan peran aktif dosen dan mahasiswa Program Studi Hubungan Masyarakat (Humas) dalam menyusun strategi komunikasi dan tata kelola bisnis pelaku usaha sektor riil.
Kolaborasi Lintas Angkatan dan Manajemen Pendampingan
Kepala Program Studi Humas Vokasi UI, Mareta Maulidiyanti, menjelaskan bahwa Vokhumfest 2026 didesain sebagai ruang kolaborasi strategis bilateral antara akademisi dan pelaku usaha komersial. Proyek ini membagi peran mahasiswa ke dalam dua klaster fungsional operasional:
-
Manajemen Acara: Mahasiswa semester 2 diterjunkan langsung sebagai komite panitia penyelenggara teknis untuk melatih kemampuan manajerial lapangan.
-
Konsultan Bisnis: Mahasiswa semester 4 bertindak sebagai mentor pendamping intensif bagi 18 unit UMKM terpilih yang berasal dari wilayah Kota Depok dan sekitarnya.
“Melalui skema pendampingan yang berkelanjutan ini, kami menargetkan para pelaku UMKM dapat memperluas jangkauan pasar, meningkatkan kapasitas produksi, serta bertransformasi untuk naik kelas,” urai Mareta.
Uji Pasar via Aktivitas Interaktif Komunitas
Rangkaian intervensi bisnis yang telah berjalan selama masa pendampingan tersebut diuji coba secara langsung pada sesi bazar penutupan Vokhumfest 2026. Seluruh UMKM mitra diberikan ruang pameran untuk mengaplikasikan teknik pemasaran digital dan publikasi yang telah diajarkan.
Salah satu implementasi taktis ditunjukkan oleh stan dr. Patisserie, UMKM kuliner lokal yang menjajakan aneka produk homemade pilihan seperti donat, brownies, soft cookies, cake, hingga roti bluder.
Inovasi Pemasaran: Strategi Interactive Booth Guna memecah kebosanan transaksi konvensional, tim pendamping mahasiswa mengonsep stan dr. Patisserie menjadi ruang interaktif. Pengunjung tidak hanya sekadar membeli produk jadi, melainkan dilibatkan langsung dalam aktivitas donut decorating (menghias donat secara mandiri). Strategi interaksi mikro ini terbukti efektif menarik perhatian massa sekaligus memperkuat keterikatan emosional (brand engagement) konsumen terhadap produk.
Target Output: Kemandirian Ekonomi Sektor Riil
Mareta menegaskan kembali bahwa esensi utama dari perhelatan Vokhumfest 2026 berada pada output jangka panjang pasca-acara, bukan sekadar perayaan festival temporer.
Vokasi UI berkomitmen untuk terus mengawal stabilitas usaha para pelaku UMKM mitra melalui jaringan publikasi yang terarah, perluasan akses kolaborasi, serta evaluasi pendampingan secara berkala guna melahirkan ekosistem usaha mikro yang mandiri, adaptif, dan berdaya saing tinggi di pasar domestik.







































