DEPOK (07/07/2026) – Akselerasi persiapan taktis Skuad Garuda dalam menyongsong turnamen sepak bola kasta tertinggi di Asia Tenggara kini memasuki fase krusial. Juru taktik anyar Timnas Indonesia, John Herdman, resmi memanggil 50 pemain untuk masuk ke dalam daftar draf provisional (wider squad) sebagai cetak biru awal komposisi pemain yang diproyeksikan tampil pada ajang ASEAN Championship Hyundai Cup 2026. Berdasarkan maklumat resmi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) melalui rilis media internal Kita Garuda pada Selasa, 7 Juli 2026, seluruh pilar yang tercantum diwajibkan melewati serangkaian fase seleksi ketat serta peninjauan performa berkala sepanjang berlangsungnya pemusatan latihan nasional (pelatnas).
Dalam meramu kedalaman tim, arsitek lapangan asal Inggris tersebut memilih pendekatan kolaboratif dengan menyilangkan barisan pemain sarat jam terbang internasional dan talenta-talenta muda potensial. Integrasi figur senior sengaja dipasang guna mengunci aspek kepemimpinan dan stabilitas mental bertanding di lapangan, sementara panggung pelatnas ini sekaligus menjadi ruang pembuktian bagi para pemain muda untuk unjuk kualitas demi menembus draf skuad utama. Setelah fase penggemblengan taktis di Bali rampung dieksekusi, tim kepelatihan bakal menyusutkan akumulasi nama tersebut menjadi daftar skuad final yang akan dirilis secara resmi dalam agenda reguler Garuda Calling.
Perhelatan ASEAN Championship 2026 sendiri dijadwalkan bergulir mulai 24 Juli hingga 26 Agustus mendatang dengan mengadopsi format pertandingan kandang dan tandang (home and away) yang melibatkan 11 representasi negara di Asia Tenggara. Berdasarkan hasil pengundian grup, Timnas Garuda dipastikan menempati Grup A dan siap saling sikut dengan para rival regional seperti Vietnam, Singapura, Kamboja, serta Timor Leste. Guna memaksimalkan dukungan moril suporter lokal, PSSI menunjuk Stadion Pakansari di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sebagai markas utama tim nasional, di mana Indonesia dijadwalkan menjamu Kamboja pada 27 Juli sebelum melakoni laga kandang krusial melawan Vietnam pada 3 Agustus.
Portofolio 50 nama yang dipanggil Herdman merentang luas di pelbagai pos lini permainan, mulai dari sektor penjaga gawang yang dikawal oleh Cahya Supriadi, Nadeo Argawinata, Muhamad Riyandi, dan Teja Paku Alam. Sementara pada pilar pertahanan, kekuatan tim dipasok oleh nama-nama seperti Justin Hubner, Brian Fatari, Dony Tri Pamungkas, Mathew Baker, Muhammad Ferarri, Rizky Ridho, Saddil Ramdani, Sandy Walsh, Shayne Pattynama, Wahyu Prasetyo, Yakob Sayuri, Yance Sayuri, Dion Markx, Fajar Fathurrahman, Hokky Caraka, Kakang Rudianto, Komang Teguh, Tim Geypens, Pratama Arhan, serta bek veteran Jordi Amat.
Eskalasi kekuatan di lini tengah dan pengatur ritme permainan akan bertumpu pada kreativitas Marc Klok, Rayhan Hannan, Thom Haye, Marselino Ferdinan, Adam Alis, Arkhan Fikri, Egy Maulana Vikri, Ivar Jenner, Ricky Kambuaya, Toni Firmansyah, Victor Dethan, Witan Sulaeman, Kadek Agung, serta Eliano Reijnders. Di sektor juru gedor dan pendulang gol, pelatih kawakan ini mengombinasikan ketajaman Jens Raven, Mauro Zijlstra, Mitchell Baker, Eka Pratama Rizky, Arkhan Kaka, Eksel Runtukahu, Rafael Struick, Rahmat Arjuna, Ramadhan Sananta, Taufik Rustam, Ragnar Oratmangoen, hingga gelandang serang lincah Beckham Putra demi mematangkan opsi strategi ofensif menjelang laga pembuka.





































