Akselerasi Digitalisasi UMKM Depok: Mahasiswa Vokasi UI Rombak Strategi Branding Katering Lokal

Depok (14/05/2026) – Program transformasi digital bagi sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Depok mendapat suntikan kreativitas dari kalangan akademisi. Melalui program pendampingan intensif, mahasiswa Hubungan Masyarakat (Humas) Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (UI) sukses mengasistensi pelaku usaha lokal agar mampu bersaing di ekosistem bisnis modern.

Salah satu pelaku usaha yang menjadi percontohan dalam program ini adalah Dapur Mama Zahra, sebuah bisnis katering rumahan yang berbasis di Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, Depok.

Penyusunan Ulang Positioning dan Identitas Visual

Sebelum mendapatkan intervensi program, Dapur Mama Zahra menghadapi kendala klasik UMKM, yakni ketergantungan pada pemasaran konvensional dari mulut ke mulut (word of mouth) serta ketiadaan identitas visual yang kuat.

Ketua Kelompok Pendampingan, Khairunissa, mengungkapkan bahwa timnya melakukan perombakan strategi komunikasi secara menyeluruh selama tiga bulan guna membangun daya saing digital mitra mereka.

  • Strategi Positioning: Menyusun pesan utama “Tenangin Urusan Makan” untuk memosisikan brand sebagai penyedia kuliner rumahan yang praktis, higienis, dan ekonomis.

  • Modernisasi Media Sosial: Mengembangkan akun Instagram bisnis resmi dengan manajemen konten yang konsisten dan estetis.

  • Produksi Aset Kreatif: Melakukan sesi pengambilan foto produk secara profesional serta merancang elemen visual penunjang untuk menu andalan, seperti ayam goreng bawang putih dan varian rice bowl ekonomis.

“Kami mendampingi dari nol, mulai dari konseptualisasi tagline, pembuatan logo dan identitas visual, hingga pengelolaan media sosial secara berkala agar mampu menjangkau pangsa pasar yang lebih luas,” jelas mahasiswa yang akrab disapa Nisa tersebut, Kamis (14/05).

Dampak Nyata dan Kesiapan Pasar Digital

Upaya digitalisasi ini mendapat respons positif dari pemilik Dapur Mama Zahra, Yeyen. Ia mengaku transformasi ini memberikan wajah baru bagi usahanya yang kini terlihat jauh lebih profesional dan adaptif terhadap tren pasar kuliner digital.

Aset digital yang telah dibangun kini menjadi modal utama bagi katering rumahan ini untuk memperluas penetrasi pasar di luar wilayah Sawangan, dengan menawarkan paket menu kompetitif mulai dari harga belasan ribu rupiah.

Ekspansi Promosi Lewat VokHumFest 2026

Sebagai bagian dari strategi penguatan pasar offline, Dapur Mama Zahra dijadwalkan tampil dalam ajang Vokasi Humas Festival (VokHumFest) yang akan digelar pada 21 Mei 2026 di kampus Vokasi UI. Eksibisi ini diproyeksikan menjadi panggung bagi pelaku usaha untuk berinteraksi langsung sekaligus melakukan penetrasi merek kepada komunitas akademik dan masyarakat umum.

Kolaborasi strategis antara dunia pendidikan dan sektor informal ini menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui literasi digital dan penguasaan teknologi komunikasi.

Komentar

komentar

BAGIKAN