Depok (30/04/2026) – Menyongsong peringatan Hari Buruh Internasional yang jatuh pada tanggal 1 Mei, Ketua DPRD Kota Depok, H. Ade Supriyatna, S.T., M.A.P., memberikan catatan penting terkait kondisi ketenagakerjaan dan arah kebijakan bagi para pekerja di Kota Depok. Dalam keterangannya, ia menekankan perlunya evaluasi produktivitas serta pergeseran pola pikir bagi generasi muda.
Produktivitas dan Perlindungan Sosial
Ade Supriyatna menyoroti tantangan besar yang dihadapi pekerja sektor formal saat ini, yakni tingkat produktivitas yang dinilai masih tertinggal, bahkan dalam skala Asia Tenggara (ASEAN). Menurutnya, peningkatan produktivitas menjadi kunci utama agar tenaga kerja lokal mampu bersaing di kancah internasional.
Selain sektor formal, perhatian khusus juga diarahkan pada pekerja nonformal. Ade menekankan pentingnya kehadiran regulasi yang kuat untuk menjamin perlindungan sosial bagi mereka yang bekerja di sektor ini.
Mendorong Iklim Kewirausahaan bagi Anak Muda
Terkait langkah konkret untuk meningkatkan kesejahteraan dan membuka peluang kerja, Ketua DPRD Depok mendorong adanya perubahan mindset di kalangan generasi muda. Ia berharap anak muda Depok tidak hanya berfokus untuk menjadi pekerja profesional, tetapi juga memiliki keberanian untuk berwirausaha.
“Perlu terus membangun mindset dan iklim kewirausahaan, sehingga anak-anak muda tidak hanya kompeten menjadi pekerja profesional tetapi juga semangat membuka lapangan pekerjaan,” ungkapnya dalam transkrip wawancara tersebut.
Pesan Momentum Hari Buruh: Keahlian dan Integritas
Menutup pesannya di momentum Hari Buruh ini, Ade Supriyatna memberikan tiga poin utama bagi para pekerja dan generasi muda di Kota Depok:
-
Tingkatkan Keahlian: Setiap individu didorong untuk terus mengasah kemampuan hingga menjadi spesialis atau pakar di bidangnya masing-masing.
-
Terbuka pada Perubahan: Memiliki pemikiran yang terbuka (open-minded) sangat penting dalam menghadapi dinamika dunia kerja.
-
Integritas: Menjaga integritas tetap menjadi landasan utama dalam menjalankan profesi apa pun.
Upaya ini sejalan dengan visi pembangunan sumber daya manusia di Kota Depok yang bertujuan untuk menciptakan masyarakat yang mandiri dan berdaya saing tinggi.








































