Depok (13/05/2026) – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (PSDA) Sekretariat Daerah menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk mengoptimalkan tata kelola Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Agenda yang berlangsung di Ruang Edelweis Balai Kota pada Selasa (12/05) ini memfokuskan pada integrasi sistem digital guna mendongkrak performa layanan kesehatan masyarakat.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Depok, M. Fitriawan, dengan menghadirkan pakar dari Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri sebagai narasumber utama.
Sinergi Pembinaan Teknis dan Keuangan
Kepala Bagian PSDA Setda Kota Depok, Nani Zara, menegaskan bahwa transformasi digital merupakan kunci utama dalam meningkatkan kinerja BLUD di lingkungan Pemkot Depok. Berdasarkan regulasi yang berlaku, pengelolaan BLUD melibatkan kolaborasi lintas sektoral:
-
Pembinaan Teknis: Dilakukan secara intensif oleh Dinas Kesehatan.
-
Pembinaan Keuangan: Berada di bawah otoritas Badan Keuangan Daerah (BKD).
-
Peran Strategis PSDA: Bagian Perekonomian dan SDA turut mengawal optimalisasi implementasi kebijakan di lapangan.
Target dan Solusi Digitalisasi Layanan
FGD ini diikuti oleh perwakilan Direktur RSUD, UPTD Labkesda, serta seluruh Kepala UPTD Puskesmas se-Kota Depok untuk menyelaraskan langkah dalam menghadapi tantangan sistem digital.
-
Penyamaan Persepsi: Menyelaraskan pemahaman antarperangkat daerah mengenai standar implementasi sistem digital.
-
Integrasi Sistem: Mendorong seluruh unit pelayanan kesehatan untuk menggunakan platform yang terintegrasi guna mempermudah operasional.
-
Identifikasi Masalah: Memetakan kendala teknis di lapangan sekaligus merumuskan solusi konkret dalam penerapan teknologi di unit pelayanan.
Mewujudkan Layanan yang Efektif dan Efisien
Penerapan digitalisasi di sektor kesehatan diharapkan tidak hanya sekadar mengikuti tren teknologi, tetapi memberikan dampak nyata bagi warga Depok. Nani Zara berharap melalui tata kelola keuangan yang lebih modern, BLUD mampu bertransformasi menjadi unit yang lebih mandiri dan transparan.
“Harapannya, kualitas layanan kesehatan kepada masyarakat semakin meningkat, menjadi lebih efektif, efisien, serta akuntabel dalam segala aspek,” pungkas Nani.


































