Kisah Haru Korban Kecelakaan Lebak Bulus: Terhimpit Biaya, Tertolong Gerak Cepat Relawan Bang Ubai

Depok (08/04/2026) – Sebuah unggahan melalui akun Instagram @ubaidilahaja mengungkap sisi lain dari perjuangan warga dalam mengakses layanan kesehatan darurat. Pasangan suami istri, Hariyanti dan Dwi Mulyono, membagikan kisah perjuangan mereka saat menghadapi situasi kritis pasca-kecelakaan di kawasan Lebak Bulus.

Dwi Mulyono mengalami insiden serius yang membutuhkan penanganan medis segera. Namun, kendala besar muncul lantaran pasangan ini tidak memiliki jaminan kesehatan apa pun, baik BPJS Kesehatan maupun asuransi lainnya.

Pendampingan di Tengah Krisis

Dalam video tersebut, Hariyanti menceritakan bagaimana sosok Ubaidilah, atau yang akrab disapa Bang Ubai, hadir memberikan bantuan di saat mereka merasa buntu. Melalui jaringan relawannya, Bang Ubai memberikan pendampingan intensif, mulai dari pengurusan administrasi hingga dukungan moral langsung di rumah sakit.

“Suami saya kecelakaan dan kami tidak memiliki jaminan. Bang Ubai dengan setianya membantu kami dengan sangat baik, ramah, dan tanggap cepat,” ujar Hariyanti dalam pernyataan video tersebut.

Siapa Sosok Ubaidilah?

Bagi masyarakat Depok dan sekitarnya, nama Ubaidilah dikenal sebagai aktivis sosial yang fokus pada advokasi kesehatan dan pelayanan publik. Sebagai tokoh muda yang juga aktif dalam struktur PKS Kota Depok, ia kerap menggunakan kanal media sosialnya untuk menjembatani warga kurang mampu yang terkendala birokrasi rumah sakit.

Bang Ubai identik dengan aksi “jemput bola”, di mana ia dan tim relawannya turun langsung memastikan warga yang tidak memiliki jaminan kesehatan bisa segera mendapatkan aktivasi BPJS atau layanan bantuan darurat lainnya. Fokusnya pada masyarakat lapisan bawah menjadikannya figur rujukan dalam berbagai urusan kemanusiaan di wilayah perbatasan Depok dan Jakarta.

Akses Layanan Kesehatan yang Terjamin

Berkat gerak cepat tim relawan Bang Ubai dalam mengurus legalitas administrasi kependudukan yang diperlukan, Dwi Mulyono akhirnya bisa mendapatkan perawatan medis yang layak. Seluruh biaya pengobatan yang mulanya menjadi beban berat bagi keluarga tersebut, akhirnya dapat ter-cover sepenuhnya melalui skema BPJS Kesehatan.

Hariyanti menekankan bahwa perhatian yang diberikan sangat berarti bagi pemulihan suaminya. “Kami dilayani dengan baik di rumah sakit dan semua dibayarkan oleh BPJS setelah pengurusannya dibantu oleh relawan Bang Ubai yang penuh perhatian,” tambahnya.

Apresiasi dan Solidaritas Sosial

Kisah ini menjadi pengingat pentingnya kehadiran simpul-simpul relawan di tengah masyarakat untuk menjembatani warga dengan hak-hak layanan kesehatan negara. Video ditutup dengan ucapan syukur dan doa dari keluarga korban untuk kebaikan Bang Ubai dan timnya.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih atas kebaikan Bang Ubai. Semoga Allah membalas segala kebaikannya,” pungkas Hariyanti dengan nada haru.

Melalui pendampingan ini, sosok Ubaidilah kembali menegaskan peran penting aktivis dalam memastikan tidak ada warga yang terabaikan hak kesehatannya hanya karena kendala administratif di saat darurat.

Komentar

komentar

BAGIKAN