Iduladha 1447 H: RSUD KiSA Depok Konversi Semangat Kurban ke Dalam Dedikasi Pelayanan Medis

DEPOK (02/06/2026) – Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Khidmat Sehat Afiat (KiSA) Kota Depok mengonstruksikan esensi ibadah Iduladha sebagai stimulus penguatan mutu pelayanan kesehatan publik. Direktur RSUD KiSA Kota Depok, dr. Agus Gojali, menegaskan bahwa pelaksanaan kurban pada periode ini bukan sekadar ritus keagamaan tahunan, melainkan momentum krusial untuk merefleksikan nilai pengorbanan historis Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail ke dalam tugas kedokteran dan keperawatan sehari-hari.

Agenda penyembelihan yang dipusatkan langsung di lingkungan internal rumah sakit tersebut berjalan kondusif serta difungsikan sebagai sarana pemeliharaan soliditas antarpegawai.

Relevansi Etos Kerja Tenaga Kesehatan dengan Nilai Kurban

Agus Gojali memaparkan bahwa draf keteladanan yang diwariskan oleh kepatuhan Nabi Ibrahim dan keikhlasan Nabi Ismail memiliki korelasi linier yang sangat kuat terhadap profesionalisme pelayan kesehatan. Sifat-sifat mulia tersebut dituntut untuk diimplementasikan secara riil oleh seluruh jajaran dokter, perawat, hingga staf administrasi dalam menghadapi dinamika kebutuhan pasien.

“Nilai pengorbanan ini sangat melekat pada tanggung jawab profesi kita di rumah sakit. Manifestasi konkritnya diwujudkan melalui kesediaan mengorbankan waktu, curahan tenaga, serta dedikasi tinggi guna memprioritaskan keselamatan dan pemulihan pasien di atas kepentingan personal,” urai Agus Gojali, Selasa (02/06).

Dua Parameter Target Karakter Pegawai RSUD KiSA:

  • Etika Pelayanan Publik: Menjadikan semangat kerelaan berkurban sebagai pemantik motivasi internal untuk terus menyajikan standar pelayanan medik yang prima bagi warga.

  • Solidaritas Internal & Eksternal: Memanfaatkan momentum pembagian daging untuk mempererat jejaring kebersamaan di lingkungan kerja sekaligus mengeskalasi dampak kepedulian sosial bagi masyarakat luas.

Mobilisasi 11 Ekor Hewan Kurban Berbasis Crowdsourcing Pegawai

Keberhasilan pengadaan logistik kurban pada perayaan tahun ini dicapai melalui skema partisipasi mandiri secara kolektif dari internal karyawan. Langkah swadaya ini dinilai mempertegas kedalaman rasa kepedulian sosial yang tumbuh subur di dalam ekosistem RSUD KiSA.

Berdasarkan draf pelaporan teknis panitia, total aset hewan kurban yang dieksekusi adalah sebagai berikut:

  • Waktu Pelaksanaan: Prosesi penyembelihan dituntaskan pada hari tasyrik pertama, tepatnya tanggal 11 Dzulhijjah.

  • Volume Logistik Sapi: 4 ekor sapi berhasil dihimpun dari patungan struktural pegawai.

  • Volume Logistik Kambing: 7 ekor kambing siap potong.

Agus Gojali menutup keterangannya dengan menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian operasional dari hulu hingga hilir. Seluruh daging kurban yang telah dikemas secara higienis akan segera didistribusikan kepada kelompok masyarakat penerima manfaat sekitar, sebagai bentuk nyata dari komitmen RSUD KiSA dalam menghadirkan kebermanfaatan sosial yang inklusif di Kota Depok.

Komentar

komentar

BAGIKAN