DEPOK (03/06/2026) – Kota Depok resmi memegang mandat sebagai representasi tunggal yang mewakili Indonesia dalam kontestasi kesehatan regional, ASEAN Smoke Free Award (ASA) 2026. Mengemban misi diplomasi lingkungan tersebut, otoritas kota madya ini dilaporkan telah sukses menyelesaikan fase pengujian pamungkas (final assessment) berupa sesi wawancara mendalam yang digelar secara virtual dari Depok City Operations Room (DCOR), Gedung Balai Kota Depok, Selasa (02/06) lalu.
Kepercayaan di tingkat nasional ini diberikan lantaran Depok dinilai sebagai salah satu yurisdiksi yang paling konsisten dalam menegakkan dan mengintegrasikan draf kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di wilayahnya.
Uji Kelayakan Dua Jam di Hadapan Panelis Regional
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Devi Maryori, menyatakan bahwa penunjukan ini merupakan sebuah kehormatan strategis sekaligus tanggung jawab besar untuk membuktikan komitmen daerah dalam menciptakan ruang publik yang sehat dan bersih dari kontaminasi asap rokok.
Dalam pelaksanaannya, draf pengujian yang berlangsung ketat selama kurang lebih dua jam tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah. Sepanjang sesi, panelis penilai internasional melakukan eksplorasi dan verifikasi faktual terhadap empat variabel utama tata kelola KTR Depok:
-
Arsitektur Regulasi: Penguatan dasar hukum yang menjadi payung penegakan aturan di lapangan.
-
Akurasi Implementasi: Konsistensi pelaksanaan pembatasan aktivitas merokok di sektor riil.
-
Pemberdayaan Masyarakat: Tingkat partisipasi aktif warga sipil sebagai agen pengawas mandiri.
-
Draf Inovasi Lokal: Terobosan taktis yang diluncurkan guna menekan kurva laju konsumsi produk tembakau.
Klaim Optimisme Berbasis Penguasaan Materi
Melihat kelancaran prosesi tanya jawab penutup tersebut, manajemen Dinkes Depok melayangkan draf optimisme tinggi untuk keluar sebagai pemenang utama dan meraih hasil terbaik dalam ajang penghargaan tingkat Asia Tenggara ini. Otoritas mengonfirmasi bahwa seluruh indikator penilaian dan pertanyaan teknis yang diajukan oleh tim penilai berhasil didebat serta dijawab secara komprehensif didukung oleh penyajian data yang valid.
“Kami sangat optimistis Kota Depok mampu mengamankan capaian tertinggi pada ASEAN Smoke-Free Award 2026. Seluruh instrumen pertanyaan berhasil dieksekusi dan dipaparkan dengan sangat baik oleh tim delegasi. Rekam jejak kerja keras lintas sektor ini menjadi bukti autentik ketegasan komitmen KTR kita di mata regional,” pungkas Devi Maryori.







































