Repatriasi 444 Jemaah Haji Kloter Pertama Depok Tuntas, Satu Personel Tertahan di ICU Arab Saudi

DEPOK (03/06/2026) – Siklus pemulangan jemaah haji asal Kota Depok gelombang pembuka resmi rampung dieksekusi. Sebanyak 444 jemaah haji yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) pertama asal kota madya ini telah tiba dengan selamat di kompleks Balai Kota Depok, Rabu (03/06) pagi, setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah di tanah suci Makkah dan menempuh perjalanan transnasional ke Indonesia.

Secara umum, proses mobilisasi kepulangan rombongan berjalan kondusif berkat manajemen waktu operasional yang ketat dari pihak panitia penyelenggara.

Kronologi Penerbangan Jalur Udara Jeddah – Cengkareng

Ketua Kloter, Cutra Sari, memaparkan draf linimasa perjalanan pemulangan rombongan yang diidentifikasi secara formal sebagai Kloter 2 JKS Kota Depok tersebut. Pergerakan logistik dan jemaah dimulai sejak dini hari waktu setempat guna memitigasi risiko keterlambatan jadwal penerbangan (delay).

Berikut adalah draf kronologi penjemputan hingga tiba di daerah asal:

  • Fase Prapemberangkatan (02/06 – Pukul 02.00 Waktu Arab Saudi): Sterilisasi dan mobilisasi jemaah dari hotel pemondokan di Makkah menuju Bandar Udara Internasional King Abdulaziz, Jeddah.

  • Fase Take-Off: Pesawat pengangkut lepas landas dari Jeddah pada siang hari waktu setempat tanpa kendala teknis berarti.

  • Fase Landing (03/06 – Pukul 01.44 WIB): Armada udara resmi mendarat di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta.

Prosedur Screening Medis dan Logistik Zamzam di Embarkasi

Pasca-mendarat di tanah air, ratusan jemaah tidak langsung diberangkatkan ke Depok, melainkan wajib melewati draf standardisasi karantina di asrama embarkasi terlebih dahulu. Langkah preventif ini diambil guna memantau stabilitas kesehatan para jemaah pasca-penerbangan jarak jauh.

“Tepat saat azan subuh berkumandang, rombongan menyempatkan diri melaksanakan salat subuh berjamaah. Setelah itu, seluruh jemaah diwajibkan menjalani pemeriksaan (screening) kesehatan secara ketat dari tim medis serta melakukan pengambilan jatah logistik air zamzam sebelum akhirnya diizinkan melanjutkan perjalanan darat menuju Balai Kota Depok,” urai Cutra Sari, Rabu (03/06).

Satu Jemaah Tertahan di Ruang ICU:

Di balik kelancaran kepulangan massal ini, panitia mengonfirmasi terdapat satu jemaah haji atas nama Muhammad Irsal yang terpaksa ditunda proses repatriasinya. Yang bersangkutan dilaporkan mengalami gangguan kesehatan akut dan saat ini sedang mendapatkan perawatan medis intensif di ruang ICU Rumah Sakit National Saudi.

Menutup keterangannya, Cutra Sari menegaskan bahwa di luar satu kasus penanganan medis darurat tersebut, draf indikator kesehatan umum dari 444 jemaah haji yang kembali ke Kota Depok berada dalam status terkontrol, fit, dan dinyatakan sehat.

Komentar

komentar

BAGIKAN