DEPOK (08/06/2026) – Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporyata) Kota Depok berkomitmen penuh untuk mendorong akselerasi perluasan ekosistem olahraga bela diri kempo agar semakin membumi dan dikenal luas oleh seluruh lapisan masyarakat. Sinyal dukungan tersebut mengemuka seiring dengan momentum pengukuhan resmi jajaran fungsionaris baru Persaudaraan Kempo Indonesia (Perkemi) Kota Depok untuk masa bakti periode 2026-2030, yang kembali mendaulat Asloe’ah Madjri sebagai nakhoda organisasi dalam dua periode berturut-turut. Kepala Disporyata Kota Depok, Eko Herwiyanto, melayangkan ucapan selamat sekaligus menegaskan bahwa estafet kepemimpinan yang baru ini wajib dijadikan sebagai batu loncatan strategis untuk mengintensifkan pola pembinaan atlet muda secara berkelanjutan sekaligus memperlebar sayap sosialisasi olahraga asal Jepang tersebut di tingkat tapak. Otoritas menilai kempo tidak boleh hanya dipandang sebelah mata sebagai cabang olahraga yang berorientasi mengejar medali prestasi semata, melainkan memiliki esensi mendalam sebagai instrumen edukasi yang efektif dalam mentransfer nilai-nilai kedisiplinan, sportivitas, tanggung jawab, serta pembentukan karakter yang fundamental bagi masa depan kelompok generasi produktif daerah.
Atas dasar urgensi tersebut, pemerintah daerah menaruh ekspektasi besar agar ke depan semakin banyak masyarakat lokal, terutama segmen anak-anak dan remaja, yang terstimulasi untuk mengenal lebih dekat dan bergabung menyelami seni bela diri ini. Eko memastikan bahwa jajaran Pemerintah Kota Depok berdiri siap di garda depan untuk memfasilitasi berbagai agenda diklat maupun program pembinaan yang digulirkan oleh Perkemi. Jalinan sinergi dan kolaborasi tripartit yang kokoh antara birokrasi pemerintah daerah, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), dan pengurus cabang olahraga ditempatkan sebagai pilar penentu dalam mendongkrak performa atlet di berbagai panggung kompetisi sekaligus memperluas jangkauan pembibitan bakat di level akar rumput. Selaras dengan hal itu, Ketua Perkemi Kota Depok terpilih, Asloe’ah Madjri, menyampaikan rasa syukur atas amanah kepemimpinan yang kembali diletakkan di pundaknya, sembari menegaskan komitmen korps untuk tidak hanya mencetak jawara di atas matras pertandingan, melainkan melahirkan pribadi berkarakter yang memiliki kematangan moral, etika, dan kepribadian yang kuat sejak usia dini hingga dewasa.
Asloe’ah secara terbuka tidak menampik bahwa cabor kempo sejauh ini masih kalah populer jika dibandingkan dengan beberapa cabang olahraga mainstream lainnya. Kondisi kurangnya literasi masyarakat mengenai eksistensi kempo inilah yang akan dijadikan sebagai salah satu fokus prioritas kerja kepengurusan baru untuk digempur melalui agenda publikasi dan sosialisasi masif, guna memberikan penegasan kepada khalayak luas bahwa Perkemi Kota Depok aktif bergerak mengawal pembinaan terbuka bagi siapa saja yang berniat belajar. Sebagai langkah konkret untuk mempermudah akses jangkauan masyarakat yang tertarik mendalami olahraga kepanduan fisik ini, Perkemi Kota Depok telah mengondisikan jadwal agenda latihan rutin terbuka yang digelar setiap hari Rabu dan Jumat. Latihan tersebut dipusatkan pada dua lokasi strategis yang representatif, yakni di dalam Gedung Olahraga (GOR) KONI Kota Depok serta di kawasan area Balai Kota Depok.







































