Bentuk Agen Edukasi di Tingkat Tapak, TP-PKK Depok Gembleng Kapasitas Kader Lewat Pelatihan Keluarga Tanggap Bencana

DEPOK (09/06/2026) – Jajaran Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Depok mengambil langkah taktis dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat dengan menyelenggarakan Pelatihan Kader Gerakan Keluarga Sehat, Tangguh, dan Tanggap Bencana (GKSTTB). Agenda yang dipusatkan di Aula Edelweis, Balai Kota Depok, pada Selasa (09/06/26) ini didesain sebagai instrumen strategis untuk mengonstruksi fondasi keluarga yang mandiri, kokoh, serta memiliki kesiapsiagaan tinggi dalam memitigasi berbagai potensi kedaruratan. Ketua TP-PKK Kota Depok, Siti Barkah Hasanah—yang akrab disapa Cing Ikah—menjelaskan bahwa orientasi utama dari pembekalan ini adalah untuk mentransfer pemahaman komprehensif, wawasan keilmuan, hingga keterampilan praktis kepada para kader pendamping. Materi ditekankan pada penguasaan sektor kesehatan keluarga, manajemen pelestarian lingkungan hidup, kesiapsiagaan menghadapi bencana alam, taktik pencegahan dini kebakaran, hingga pemahaman terkait instrumen perlindungan sosial.

Melalui kepemilikan kompetensi baru tersebut, para fungsionaris PKK diproyeksikan mampu bertransformasi menjadi poros edukasi sekaligus motor penggerak perubahan perilaku yang masif di wilayah domisili masing-masing. Cing Ikah membeberkan bahwa peningkatan kapasitas kader ini memegang peranan krusial dalam memperluas jangkauan literasi kesehatan keluarga di tingkat akar rumput. Di samping itu, stimulasi program GKSTTB ini ditargetkan mampu memicu iklim sinergi yang solid antarlini sektor kedinasan demi menyokong efektivitas implementasi kebijakan di lapangan. Pihaknya menempatkan kader PKK sebagai mitra strategis birokrasi pemerintah daerah yang berdiri di garda terdepan dalam membentengi ketahanan domestik warga dari ancaman risiko kebencanaan yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

Menutup jalannya kegiatan, manajemen TP-PKK Depok melayangkan ekspektasi besar agar seluruh peserta pelatihan segera mengaktualisasikan portofolio pengetahuan dan keterampilan teknis yang telah diserap sepanjang acara. Para kader dituntut untuk tidak sekadar menyerap teori, melainkan harus proaktif menularkan skema mitigasi tersebut ke lingkungan tetangga guna membangun ekosistem masyarakat yang jauh lebih adaptif dan siap menghadapi rupa-rupa tantangan zaman. Lewat konsistensi gerakan ini, Pemkot Depok optimistis dapat mewujudkan visi pembangunan masyarakat lokal yang tidak hanya sehat dan tangguh secara fisik, namun juga memiliki daya saing yang tinggi dalam tataran sosial regional.

Komentar

komentar

BAGIKAN