DEPOK (17/06/2026) – Langkah tegas penataan ruang publik dan sterilisasi jalur hijau terus digalakkan oleh otoritas wilayah guna mengembalikan fungsi estetika kota. Aparatur Kelurahan Baktijaya secara resmi mengeksekusi program penataan kawasan terpadu yang membidik keberadaan deretan bangunan liar di sepanjang bibir Jalan Ir. H. Juanda, sekaligus menggelar aksi bersih-bersih massal di sekitar lokasi pada Senin, 15 Juni 2026 lalu. Lurah Baktijaya, Rezki Desa Ismayawati, menegaskan bahwa operasi pembersihan koridor jalan protokol ini merupakan intervensi mendesak demi memulihkan hak publik dalam mewujudkan lingkungan kota yang tertib, higienis, serta nyaman untuk diakses oleh mobilitas masyarakat luas.
Dalam pelaksanaannya di lapangan, Rezki membeberkan bahwa jajaran kelurahan tidak bergerak sendiri melainkan bersinergi penuh dengan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok serta jajaran struktural dari Kecamatan Sukmajaya. Proses eksekusi fisik di area relokasi tersebut sempat diwarnai riak ketegangan berupa penolakan dari sejumlah oknum warga yang mengklaim dan menempati bangunan non-permanen tersebut. Kendati demikian, melalui penetrasi pendekatan persuasif yang humanis serta ruang dialog komunikasi yang konstruktif, para penghuni liar tersebut akhirnya melunak, memahami kekeliruan pemanfaatan lahan negara, dan secara kooperatif bersedia membongkar sendiri material bangunan mereka secara sukarela.
Pasca-meringsek pelbagai bangunan ilegal tersebut, wajah pinggiran Jalan Juanda kini dipastikan telah bersih dan terbebas dari kepungan struktur bangunan tanpa izin. Guna mengantisipasi dampak lanjutan berupa penumpukan sisa material dan sampah domestik di area bekas penggusuran, Kelurahan Baktijaya bergerak cepat membangun koordinasi sektoral dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok untuk proses pengangkutan dan sterilisasi lahan secara berkala. Melalui pembersihan total dan rencana penataan lanskap hijau ke depan, otoritas setempat optimistis bentang Jalan Juanda akan bertransformasi menjadi koridor yang jauh lebih asri, indah, serta memberikan proteksi kenyamanan maksimal bagi para pelintas maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi.



































