Asah Kesiapsiagaan di Lapangan, Palang Merah Indonesia Gembleng Personel Maung ASRI Depok Penguasaan Medis Dasar

DEPOK (17/06/2026) – Kompetensi taktis personel lapangan dalam menghadapi situasi darurat di ruang publik kini menjadi fokus penguatan kapasitas aparatur daerah. Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Depok secara resmi menggelar program pelatihan Pertolongan Pertama (PP) yang diikuti oleh sedikitnya 25 personel dari satuan Tim Maung ASRI (Manusia Unggul, Aman, Sehat, Resik, dan Indah) Kota Depok. Ketua PMI Kota Depok, Dudi Mi’raz, menekankan bahwa pembekalan aspek medis kedaruratan ini memegang urgensi yang sangat tinggi mengingat karakteristik penugasan Tim Maung ASRI yang bersentuhan langsung dengan aktivitas harian warga di garis depan, sehingga penguasaan keterampilan dasar penanganan pertama yang cepat, presisi, dan aman menjadi instrumen wajib yang harus dimiliki oleh setiap personel saat bersiaga di Markas PMI Kota Depok pada Rabu, 17 Juni 2026 kemarin.

Lebih dari sekadar program peningkatan kualitas sumber daya manusia, Dudi membingkai kolaborasi fungsional ini sebagai langkah nyata untuk mempererat jalinan kemitraan strategis antara PMI Kota Depok dan Pemerintah Kota Depok dalam mengawal misi kemanusiaan dan pelayanan publik. Menurutnya, kompleksitas problem sosial dan keselamatan di lapangan tidak dapat diurai secara sektoral, melainkan menuntut adanya jalinan kerja sama lintas instansi yang solid guna menghadirkan proteksi maksimal bagi warga. Ke depan, otoritas penanggulangan bencana daerah ini membidik perluasan jangkauan kerja sama melalui pelbagai variasi simulasi tanggap darurat dan pelatihan komparatif lanjutan agar semakin banyak personel lapangan yang memiliki kualifikasi mumpuni sebagai garda terdepan penyelamatan.

Gayung bersambut, apresiasi mendalam dilayangkan oleh Ketua Tim Maung ASRI, Tri Sakti Anggoro, yang menilai dukungan edukasi dari PMI sangat vital dalam mendongkrak performa dan kepercayaan diri anak buahnya saat mengeksekusi penataan wilayah. Tri menegaskan bahwa orientasi manajerial timnya ke depan akan terus membuka ruang kemitraan yang inklusif dengan pelbagai pemangku kepentingan guna mendongkrak efektivitas operasional di lapangan. Melalui integrasi kemampuan teknis kedaruratan dan penguatan visi kolaboratif ini, seluruh personel diproyeksikan mampu mengawal secara beriringan misi penataan ruang kota sekaligus perlindungan keselamatan warga demi mewujudkan cita-cita besar Kota Depok yang aman, resik, dan asri.

Komentar

komentar

BAGIKAN