DEPOK (18/06/2026) – Asa berprestasi di panggung panjat tebing dunia terus dipelihara oleh delegasi Merah Putih melalui performa impresif di benua Eropa. Atlet panjat tebing andalan Indonesia, Ravianto Ramadhan, sukses mengamankan tiket menuju babak semifinal untuk disiplin boulder dalam ajang bergengsi World Climbing Series Innsbruck yang digulirkan oleh International Federation of Sport Climbing (IFSC) di Austria sepanjang 17 hingga 21 Juni. Pelatih tim nasional panjat tebing disiplin boulder Indonesia, Amri, mengapresiasi tinggi lonjakan prestasi anak asuhnya yang akrab disapa Anto tersebut, seraya menegaskan bahwa keberhasilan menembus fase krusial ini merupakan buah manis dari determinasi dan latihan keras yang dijalani sang atlet selama ini. Dari sela-sela pendampingan tim di Innsbruck pada Kamis, Amri mengingatkan Anto untuk menjaga regulasi emosi agar tetap tampil tenang dan fokus penuh dalam menatap rintangan di babak semifinal.
Manajer tim nasional panjat tebing Indonesia, Wahyu Pristiawan Buntoro, turut memberikan catatan positif dengan menilai bahwa pencapaian ini memberikan stimulus psikologis yang sangat baik bagi internal atlet sekaligus mengharumkan nama negara di kancah internasional. Pria yang juga mengemban amanah sebagai Sekretaris Umum Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) tersebut menambahkan bahwa hasil impresif ini menjadi modal berharga serta tolok ukur kesiapan skuad Merah Putih yang tengah intensif mematangkan persiapan menuju pergelaran multievent Asian Games. Keberhasilan masuk dalam jajaran elite 24 pemanjat terbaik dunia yang berhak melaju ke semifinal juga menempatkan Ravianto sebagai satu-satunya representasi Indonesia yang tersisa di nomor boulder, setelah saudara kembarannya, Raviandi Ramadhan, harus menyudahi perjuangan lebih awal akibat kandas di fase kualifikasi.
Ekspektasi tinggi kini disematkan di pundak Ravianto agar mampu menjaga konsistensi performa demi mengamankan satu tempat di babak final nomor boulder yang dijadwalkan bakal bergulir pada Jumat, 19 Juni. Perjuangan tim nasional panjat tebing Indonesia di kancah World Climbing Series seri Innsbruck tidak hanya berhenti di nomor ini, melainkan akan berlanjut pada perburuan medali di disiplin lead yang pertandingannya siap ditabuh pada Sabtu, 20 Juni. Secara keseluruhan, federasi mengirimkan lima talenta terbaiknya guna menguji nyali di sirkuit Austria tersebut, yang diperkuat oleh barisan pemanjat putra yakni Putra Tri Ramadani atau yang karib dipanggil Srondeng, dua bersaudara Ravianto dan Raviandi Ramadhan, serta dipertegas oleh kehadiran dua srikandi panjat dinding putri, Alma Ariella Tsany dan Sukma Lintang Cahyani.




































