DEPOK (17/06/2026) – Komitmen dalam menyukseskan basis data pembangunan makro ditunjukkan langsung oleh pucuk pimpinan eksekutif Kota Depok. Wali Kota Depok, Supian Suri, secara resmi menerima kunjungan lapangan dari tim petugas Sensus Ekonomi (SE) 2026 bentukan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Depok di kediaman pribadinya pada Selasa, 16 Juni 2026. Kehadiran para enumerator negara tersebut bertujuan untuk melakukan wawancara instrumen pendataan riil dalam rangkaian agenda besar Sensus Ekonomi nasional yang saat ini tengah bergulir secara serentak di seluruh wilayah administratif Kota Depok.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya yang dipantau pada Rabu, 17 Juni 2026, Supian Suri menyatakan rasa syukurnya karena telah berpartisipasi aktif dan terdaftar sebagai salah satu responden awal dalam proyek pendataan sepuluh tahunan tersebut. Momentum ini juga dimanfaatkan oleh orang nomor satu di Depok tersebut untuk melayangkan seruan moral kepada seluruh elemen pelaku usaha, mulai dari skala mikro hingga korporasi besar, serta seluruh warga kota agar bersikap kooperatif dengan membukakan pintu bagi para petugas BPS. Ia menekankan pentingnya menyajikan informasi dan data yang valid, jujur, serta komprehensif tanpa ada hal yang ditutupi selama proses interaksi pendataan berlangsung.
Lebih dalam, Supian Suri menggarisbawahi bahwa agregat data yang dihimpun melalui Sensus Ekonomi 2026 ini memegang peranan yang amat vital sebagai kompas utama pemerintah dalam mengarsiteki perencanaan pembangunan daerah, sekaligus merumuskan pelbagai regulasi intervensi kebijakan publik yang presisi dan tepat sasaran di sektor perputaran roda ekonomi kota. Menyikapi kekhawatiran publik terkait potensi kebocoran data komersial, ia menegaskan dengan aman bahwa seluruh kerahasiaan identitas dan rekam jejak finansial responden dijamin penuh oleh undang-undang, sehingga masyarakat tidak perlu merasa cemas dalam mendukung ikhtiar pemetaan potensi ekonomi nasional ini.



































