Penantian Satu Dekade Terbayar, Eks Wakil Wali Kota Depok Terharu Jalan Alternatif Sawangan Mulai Dibangun

DEPOK (17/06/2026) – Suasana emosional mewarnai seremoni dimulainya proyek infrastruktur vital yang digadang-gadang menjadi solusi kemacetan di kawasan barat Kota Depok. Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Pradi Supriatna, tidak dapat menyembunyikan rasa haru dan bahagianya saat menghadiri peletakan batu pertama (groundbreaking) rekonstruksi Jalan Alternatif Sawangan yang menghubungkan poros Jalan Pemuda dan Jalan Enggram pada Rabu, 17 Juni 2026 kemarin. Bagi politisi senior tersebut, dimulainya pengerjaan fisik ini bukan sekadar agenda seremonial biasa, melainkan sebuah puncak pencapaian dari ikhtiar panjang serta lobi kebijakan yang telah ia kawal sejak bertahun-tahun lalu. Selepas kegiatan, Pradi mengakui bahwa dirinya sempat larut dalam keharuan karena proyek yang sekian lama tertahan tersebut akhirnya berhasil menembus fase realisasi.

Benang merah perjuangan proyek ini nyatanya memiliki akar historis yang cukup panjang, di mana cetak biru pembangunannya telah dirancang sejak Pradi masih mengemban amanah sebagai Wakil Wali Kota Depok mendampingi Mohammad Idris untuk periode 2016–2021. Pada masa jabatannya kala itu, dokumen perencanaan teknis berupa Detail Engineering Design (DED) beserta pelbagai kajian akademis komprehensif sebenarnya sudah rampung disusun sebagai landasan hukum eksekusi. Kendati demikian, keterbatasan ruang fiskal dan fluktuasi kondisi keuangan daerah saat itu memaksa rencana penataan koridor Sawangan ini harus masuk ke dalam daftar antrean panjang agenda pembangunan yang tertunda.

Tidak berhenti di tingkat daerah, Pradi membeberkan bahwa pelbagai manuver komunikasi strategis juga sempat dilayangkan ke tataran birokrasi pemerintah pusat guna menjemput sokongan dana eksternal, meskipun rangkaian lobi tersebut belum membuahkan hasil yang diharapkan. Kedatangan momentum eksekusi pada tahun anggaran ini dinilai sebagai pembuktian bahwa komitmen tata ruang yang matang akan menemukan jalan realisasinya pada waktu yang tepat. Dalam prosesi sakral peletakan batu pertama tersebut, Wali Kota Depok Supian Suri mengawali urutan pertama, disusul oleh Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah, dan Pradi Supriatna yang diberikan kehormatan untuk meletakkan material konstruksi pada urutan ketiga sebagai bentuk apresiasi atas kawalan silsilah proyek tersebut.

Menutup keterangannya, legislator dari parlemen Jawa Barat ini menegaskan bahwa keberhasilan memecah kebuntuan proyek strategis ini tidak lepas dari besarnya legitimasi dan dukungan moral seluruh elemen, terutama kerelaan warga lokal yang area propertinya terdampak langsung oleh koridor pelebaran jalan. Pradi melayangkan rasa hormat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat yang dengan berlapang dada melepaskan sebagian hak kepemilikan lahannya demi kemaslahatan kolektif dan kelancaran mobilitas publik. Sinergi yang solid antara keikhlasan warga dan ketegasan eksekusi pemerintah inilah yang dinilai menjadi modal utama dalam mengukir sejarah baru tata ruang transportasi yang lebih manusiawi di kawasan Sawangan.

Komentar

komentar

BAGIKAN