DEPOK (13/07/2026) – Komitmen penuntasan angka putus sekolah di Kota Belimbing terus diakselerasi melalui langkah taktis pemetaan basis data riil di lapangan. Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Pendidikan (Disdik) kini tengah gencar melakukan inventarisasi terhadap anak-anak usia sekolah yang terancam tidak dapat melanjutkan pendidikan pada Tahun Ajaran 2026/2027 akibat terbentur pelbagai kendala operasional maupun finansial. Langkah proaktif ini diambil sebagai tindak lanjut atas instruksi langsung Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang menegaskan bahwa seluruh anak di wilayah Jawa Barat wajib mendapatkan fasilitasi akses pendidikan yang layak tanpa terkecuali.
Sekretaris Disdik Kota Depok, Siti Nurjanah, menjelaskan bahwa proses pendataan ini menjadi pijakan awal sebelum otoritas merancang skema penyaluran para siswa ke institusi pendidikan formal. Saat ditemui di SMP Negeri 2 Depok pada Senin, 13 Juli 2026 lalu, Siti mengungkapkan bahwa anak-anak yang terdata nantinya berpeluang disalurkan ke sekolah-sekolah swasta di luar program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG). Langkah kolaboratif ini ditempuh guna memperluas daya tampung, mengingat program RSSG sendiri didesain khusus oleh Pemkot Depok untuk menyubsidi pembiayaan anak-anak yang tidak terakomodasi di sekolah negeri agar tetap bisa mengenyam bangku sekolah swasta yang bermitra.
Kendati demikian, apabila sisa kuota dalam klaster sekolah RSSG didapati telah penuh, Disdik Depok berkomitmen untuk menjalin kemitraan strategis baru dengan yayasan persekolahan swasta lainnya yang bersedia berkolaborasi demi menampung para siswa tersebut. Skema sinergisitas lintas sektor ini diharapkan menjadi solusi konkret agar persoalan keterbatasan finansial tidak lagi menjadi momok yang merenggut hak belajar anak-anak di Depok. Siti menegaskan bahwa upaya ini selaras dengan garis kebijakan Wali Kota Depok yang mengamanatkan bahwa tidak boleh ada lagi anak di Kota Depok yang kehilangan kesempatan bersekolah, karena setiap anak memiliki hak fundamental yang sama untuk memperoleh masa depan melalui jalur edukasi yang setara.








































