DEPOK (12/07/2026) – Ekspansi infrastruktur pendidikan papan atas di wilayah penyangga ibu kota kini diarahkan untuk lebih adaptif terhadap misi sosial kemasyarakatan. Ketua DPRD Kota Depok, Ade Supriyatna, hadir mendampingi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof. Dr. H. Abdul Mu’ti, M.Ed., dalam seremoni peresmian SD Islam 78 dan SMP Islam 68 Al-Azhar Cimanggis pada Sabtu, 11 Juli 2026. Kompleks persekolahan modern yang bertempat di kawasan hunian Cimanggis Golf Estate (CGE), Kecamatan Tapos, Kota Depok, Jawa Barat ini beroperasi di bawah bendera Yayasan Cendekia Adab Mulia (YCAM) yang dipimpin oleh Teguh Juwarno. Mengusung konsep pendidikan berstandar internasional dengan fasilitas premium, institusi ini secara komprehensif mengintegrasikan kurikulum nasional dengan penguatan jangkar akhlak spiritual islami bagi para peserta didiknya.
Di sela-sela kekhidmatan acara, Ade Supriyatna melayangkan harapan besar agar kehadiran klaster pendidikan elit ini mampu memperluas daya jangkau layanan edukasi bermutu bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk menjadi oase bagi anak-anak yang berasal dari keluarga prasejahtera. Dalam pandangannya, sektor swasta mengemban peran yang sangat strategis sebagai mitra sejajar pemerintah dalam mendongkrak indeks kualitas sumber daya manusia sekaligus menekan laju angka anak putus sekolah di Kota Belimbing. Otoritas legislatif tersebut menegaskan bahwa intervensi lembaga swasta merupakan pilar penting dalam mencerdaskan bangsa, sejalan dengan komitmen berkelanjutan pemerintah daerah yang terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan makro agar tidak ada satu pun anak yang kehilangan hak belajarnya.
Lebih jauh, Ade memaparkan bahwa kerangka regulasi formal berupa Peraturan Daerah (Perda) tentang Penyelenggaraan Pendidikan di Kota Depok sebenarnya telah mengamanatkan kewajiban bagi lembaga swasta untuk ikut andil memberikan ruang bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Atas dasar legalitas tersebut, ia mendorong manajemen SD Islam 78 dan SMP Islam 68 Al-Azhar untuk segera merumuskan skema afirmasi bantuan pendidikan, baik berupa pemotongan komponen biaya masuk hingga penyediaan program beasiswa terstruktur yang diselaraskan dengan kebijakan internal sekolah. Skema ini dinilai krusial sebagai bentuk komunikasi dan kontribusi nyata sekolah dalam menggandeng pemerintah daerah demi memastikan pemenuhan hak dasar anak Indonesia untuk bersekolah secara layak.
Menjawab tantangan operasional tersebut, Ketua YCAM, Teguh Juwarno, mengonfirmasi bahwa pada kalender akademik perdana Tahun Ajaran 2026/2027 ini, pihaknya telah menerima total sekitar 98 peserta didik baru. Secara rinci, jenjang SD Islam 78 Al-Azhar mulai membuka dua rombongan belajar (rombel) untuk kelas satu dan satu rombel untuk kelas dua, sedangkan jenjang SMP Islam 68 Al-Azhar memulai debutnya dengan membuka satu rombongan belajar bagi siswa baru. Upacara peresmian yang berlangsung megah dan penuh antusiasme ini juga menjadi momentum sarat gengsi lantaran dihadiri oleh jajaran tokoh bangsa, mulai dari Wakil Presiden RI ke-13 K.H. Ma’ruf Amin, Wakil Menteri Agama RI Romo H.R. Muhammad Syafi’i, S.H., M.Hum., hingga Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah, yang bersama-sama menyemangati barisan guru dan orang tua murid untuk membangun peradaban baru dari koridor kelas Tapos.








































