DEPOK (15/06/2026) – Pemerintah Kota Depok merilis daftar sepuluh besar Perangkat Daerah (PD) dengan pencapaian performa terbaik berdasarkan Hasil Evaluasi Reformasi Birokrasi Perangkat Daerah Tahun Buku 2025. Pengumuman prestisius tersebut disampaikan secara terbuka di hadapan aparatur sipil negara dalam pelaksanaan apel pagi yang berlangsung di Lapangan Balai Kota Depok pada Senin, 15 Juni 2026. Catatan impresif berhasil ditunjukkan dalam evaluasi kali ini lantaran seluruh instansi yang sukses menembus jajaran elite sepuluh besar tersebut secara kolektif berhak menyandang Predikat A dengan klasifikasi Memuaskan. Berada di barisan paling depan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok sukses mengukuhkan diri di peringkat pertama setelah meraup akumulasi nilai tertinggi sebesar 89,37, disusul ketat oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) di urutan kedua dengan raihan 88,27, serta Inspektorat Daerah yang mengamankan tempat ketiga lewat perolehan nilai 87,53.
Merespons capaian tersebut, Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, menegaskan bahwa parameter penilaian ini memegang peranan yang sangat krusial sebagai indikator utama guna mengukur tingkat keberhasilan implementasi tata kelola birokrasi yang bersih dan efisien di internal pemerintahan. Chandra melayangkan pesan agar jajaran instansi yang telah menorehkan raport merah jambu ini tidak lantas terbuai dalam zona nyaman dan cepat merasa puas, melainkan harus tetap konsisten dalam memacu akselerasi mutu kinerja operasional mereka. Ia juga menaruh harapan besar agar momentum penghargaan ini mampu menyuntikkan stimulasi motivasi bagi jajaran organisasi perangkat daerah lainnya untuk kian bergairah dalam melahirkan berbagai inovasi pelayanan publik demi menyamai standar prestasi institusi peraih penghargaan hari ini.
Berdasarkan urutan papan nilai di bawah posisi tiga besar, kedudukan keempat berhasil diamankan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) yang mengantongi nilai 86,49, tepat setingkat di atas Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) di peringkat kelima dengan torehan 85,15. Sementara itu, posisi keenam ditempati oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus) yang mencatatkan nilai 84,96. Keberhasilan yang cukup mencuri perhatian juga ditunjukkan oleh jajaran kewilayahan di mana Kecamatan Beji sukses menerobos masuk ke lingkaran tujuh besar nasional tingkat kota dengan perolehan nilai 84,49, sebuah pencapaian yang membuktikan bahwa restrukturisasi dan reformasi birokrasi telah terdistribusi secara konkret hingga ke tingkat administrasi kecamatan.
Melengkapi struktur sepuluh besar terbaik, tiga posisi pamungkas secara berurutan diisi oleh Sekretariat Daerah yang menorehkan angka evaluasi 84,41, diikuti oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) di peringkat kesembilan dengan nilai 84,29, serta Badan Keuangan Daerah (BKD) yang mengunci posisi kesepuluh melalui pencapaian nilai 84,23. Berangkat dari komparasi hasil pemetaan kinerja tersebut, Pemerintah Kota Depok menegaskan komitmen jangka panjangnya untuk terus menyelenggarakan proses pemantauan dan evaluasi performa birokrasi ini secara periodik. Langkah penjaminan mutu ini diproyeksikan sebagai instrumen mutakhir untuk terus merawat tren positif dalam peningkatan kualitas tata pamong pemerintahan, sekaligus memastikan hadirnya integrasi layanan publik yang jauh lebih responsif, transparan, serta berorientasi pada kepuasan masyarakat luas.







































