Fasilitasi Antusiasme Pencinta Bola, Pemkot Depok Siapkan Nobar Final Piala Dunia 2026 di Alun-Alun Timur

DEPOK (13/07/2026) – Gelaran pesta bola terakbar sejagat segera mencapai klimaksnya, dan atmosfer euforia tersebut siap didekatkan langsung ke tengah masyarakat Kota Belimbing. Pemerintah Kota (Pemkot) Depok secara resmi mengumumkan rencana penyelenggaraan nonton bareng (nobar) laga pemungkas Final Piala Dunia 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Senin dini hari, 20 Juli 2026 mendatang. Hajatan nonton massal ini akan dipusatkan di Alun-Alun Timur Kota Depok sebagai ruang publik representatif. Langkah taktis ini diambil otoritas eksekutif guna merespons sekaligus memfasilitasi tingginya animo dan gairah para pencinta sepak bola lokal yang mendambakan ruang kolektif untuk menyaksikan sejarah baru lapangan hijau secara bersama-sama.

Wali Kota Depok, Supian Suri, menjelaskan bahwa inisiasi nobar ini murni digulirkan demi mengakomodasi aspirasi serta ekspektasi besar dari berbagai elemen masyarakat yang menginginkan adanya panggung nonton bersama yang difasilitasi langsung oleh negara. Ditemui usai memimpin apel pagi pada Senin, 13 Juli 2026, Supian menegaskan bahwa konsep acara didesain sepenuhnya terbuka untuk umum tanpa sekat pembatas, dengan harapan lokasi tersebut dapat bertransformasi menjadi ruang interaksi sosial yang mempererat kebersamaan dan kohesi warga. Rencana detail operasional dan pengemasan acara saat ini tengah dimatangkan oleh dinas teknis terkait, termasuk Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporyata) Kota Depok. Supian juga membuka ruang partisipasi bagi para dermawan atau pelaku usaha yang ingin berbagi rezeki, baik dalam bentuk penyediaan hadiah hiburan (doorprize) maupun sajian makanan ringan tradisional untuk menemani warga yang begadang.

Mengingat sepak mula pertandingan krusial tersebut baru akan bergulir sekitar pukul 02.00 WIB, pihak penyelenggara kini tengah mengalkulasi secara matang aspek teknis di lapangan, termasuk skema pelibatan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Koordinasi lintas sektor terus diintensifkan guna mengukur kesiapan operasional para pedagang, mengingat rangkaian acara sudah dimulai sejak tengah malam sekitar pukul 00.00 WIB. Melalui momentum olahraga global ini, Pemkot Depok berharap Alun-Alun Timur tidak sekadar menjadi tempat menonton pertandingan, melainkan menjelma sebagai wadah rekreasi malam yang aman, tertib, sekaligus menyuguhkan hiburan segar yang berkesan bagi seluruh warga Depok.

Komentar

komentar

BAGIKAN