Metamorfosis Margonda: Gerakan ASRI DLHK Depok Sulap Jantung Kota Jadi Ruang Estetik

Depok (16/04/2026) – Wajah Jalan Margonda, jantung pusat Kota Depok, mengalami transformasi signifikan. Sejak Kamis (16/04/26) pagi, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok menginisiasi Gerakan Tata Kota ASRI, sebuah aksi kolaboratif yang menggabungkan konservasi lingkungan dengan sentuhan seni urban.

Di bawah komando Bidang Tata Lingkungan dan Konservasi (TLK), aksi ini menerjunkan kekuatan penuh yang terdiri dari Tim Taman, Tim Pohon, hingga tim taktis kebersihan yang dikenal sebagai Tim Maung, guna menyisir titik-titik kumuh di sepanjang jalur protokol tersebut.

Sinergi Seni dan Konservasi: Melawan Vandalisme dengan Mural

Salah satu sorotan utama dalam gerakan ini adalah upaya pemulihan ruang publik dari aksi vandalisme. Alih-alih membiarkan dinding kota dipenuhi coretan liar, DLHK menggandeng komunitas mural untuk melakukan intervensi seni.

“Kami berupaya menghadirkan aksi tata kota yang keindahannya bisa dirasakan langsung oleh panca indra. Ruang yang sebelumnya terbengkalai kini diubah menjadi lebih menarik dan estetik,” ujar Kepala Bidang TLK DLHK Depok, Tri Sakti Anggoro.

Selain mural, estetika median jalan diperkuat melalui:

  • Penyegaran Visual: Pengecatan ulang taman median dan pemasangan ornamen dekoratif bertema HUT ke-27 Kota Depok.

  • Penguatan Vegetasi: Penanaman pohon baru di beberapa titik strategis untuk meningkatkan indeks hijau dan menurunkan suhu mikro di area jalan raya.

Patroli Kebersihan dan Penertiban Spanduk Liar

Guna memastikan hasil penataan tetap terjaga, tim gabungan juga melakukan operasi pembersihan secara menyeluruh. Patroli ini menyasar spanduk-spanduk liar yang mengganggu estetika (sampah visual) serta pembersihan sampah residu di sepanjang trotoar.

Langkah ini diambil untuk menciptakan standardisasi tata kota yang tertib, bersih, dan memberikan rasa nyaman bagi setiap pengendara maupun pejalan kaki yang melintasi kawasan Margonda.

Komitmen Keberlanjutan Tata Lingkungan

Plt Kepala DLHK Kota Depok, Reni Siti Nuraeni, menegaskan bahwa Gerakan ASRI bukan sekadar agenda seremoni sesaat. Dukungan dari berbagai komunitas pecinta lingkungan menunjukkan adanya kesadaran kolektif untuk menjaga ruang publik secara berkelanjutan.

“Alhamdulillah, kolaborasi ini berjalan lancar. Kami berharap aksi baik ini bisa terus konsisten dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh warga Depok,” tutur Reni.

Melalui Gerakan ASRI, DLHK Depok berupaya membuktikan bahwa penataan kota yang modern harus berjalan selaras dengan inovasi lingkungan dan keterlibatan komunitas kreatif. Inisiatif ini diharapkan menjadi stimulus bagi kawasan lain di Kota Depok untuk mulai mengadopsi konsep tata kota yang hijau, tertata, dan manusiawi.

Komentar

komentar

BAGIKAN