Urai Kemacetan Sawangan, Rekonstruksi Jalan Enggram–Pemuda Dimulai Bersamaan dengan Penutupan Jalur

DEPOK (15/06/2026) – Pemerintah Kota Depok resmi menginisiasi proyek infrastruktur besar berupa pelebaran dan rekonstruksi pada ruas Jalan Enggram hingga Jalan Pemuda, Kecamatan Sawangan, yang kerap menjadi jalur alternatif krusial. Langkah kontraktual yang dikomandoi oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok ini diambil sebagai solusi jangka panjang untuk mengurai beban kemacetan parah yang bertahun-tahun mengepung kawasan Jalan Raya Muchtar. Guna mendukung kelancaran pengerjaan fisik di lapangan, otoritas kota menerapkan kebijakan penutupan total sekaligus rekayasa lalu lintas sementara di sepanjang koridor tersebut, yang mulai diberlakukan sejak Senin, 15 Juni, hingga dijadwalkan rampung pada 6 Desember 2026 mendatang.

Guna mematangkan skema pengalihan arus kendaraan agar tidak memicu kelumpuhan aktivitas warga, DPUPR saat ini tengah melakukan koordinasi intensif bersama Dinas Perhubungan serta Polres Metro Depok dalam memetakan jalur-jalur alternatif yang representatif. Kepala DPUPR Kota Depok, Yodi Joko Bintoro, menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada masyarakat atas hambatan mobilitas dan ketidaknyamanan yang ditimbulkan dari kebijakan penutupan jalan ini. Yodi memaparkan bahwa pengerjaan di lapangan sebenarnya sudah mulai bergulir sejak sepekan lalu melalui tahapan pembersihan lahan (land clearing), dan ia sangat mengharapkan pengertian serta kerja sama yang baik dari seluruh pengguna jalan demi terwujudnya konektivitas wilayah yang lebih baik.

Secara teknis, megaproyek yang menelan pagu anggaran fantastis mencapai Rp30.312.550.897 ini akan menyasar penataan serta peningkatan kapasitas jalan sepanjang 872 meter. Koridor jalan yang semula sempit nantinya akan diperlebar secara signifikan dengan target bentangan antara 9,5 hingga 12,5 meter. Tidak hanya berfokus pada aspal jalan, lingkup rekonstruksi menyeluruh ini juga mencakup pembangunan dinding penahan tanah berupa turap batu kali dan pemasangan sheet pile, penataan ulang saluran drainase bawah tanah untuk mencegah genangan, hingga penyediaan fasilitas trotoar yang ramah dan aman bagi para pejalan kaki di kawasan Sawangan.

Berdasarkan dinamika di lapangan pada Senin siang sekitar pukul 11.30 WIB, spanduk pengumuman resmi mengenai penutupan jalur memang belum tampak terpasang di mulut akses masuk menuju Jalan Enggram maupun Jalan Pemuda. Kendati demikian, gerak cepat pengerjaan fisik sudah mulai terasa dengan terlihatnya sejumlah alat berat yang telah diterjunkan dan beroperasi aktif di area Jalan Raya Pemuda untuk menuntaskan pembersihan lahan. Melalui akselerasi pembangunan ini, Pemerintah Kota Depok optimistis hasil akhir proyek tidak hanya akan memangkas durasi kemacetan, melainkan juga mampu mendongkrak laju pertumbuhan ekonomi dan mobilitas harian masyarakat di wilayah sekitar.

Komentar

komentar

BAGIKAN