Sangga Status Tuan Rumah Porprov Jabar, Parlemen Depok Kawal Ketat Kesiapan Venue dan Pembinaan Atlet

DEPOK (30/06/2026) – Pertaruhan reputasi daerah di panggung olahraga regional memantik respons proaktif dari jajaran legislatif di tingkat lokal. Komisi D DPRD Kota Depok menegaskan komitmen pengawasan serta dukungan penuhnya dalam mengawal seluruh rangkaian persiapan menjelang perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat. Langkah strategis ini diambil menyusul ditetapkannya Kota Depok sebagai salah satu pilar tuan rumah bersama (joint host) dengan sejumlah wilayah penopang lainnya. Anggota Komisi D DPRD Kota Depok, Ade Firmansyah, menyatakan bahwa keseriusan parlemen dalam menyukseskan pesta olahraga multi-cabang tingkat provinsi tersebut tidak hanya sebatas wacana, melainkan telah disahkan secara formal melalui penyampaian pandangan resmi dalam sidang paripurna DPRD belum lama ini.

Ade menguraikan bahwa mandat sebagai penyelenggara membawa implikasi tanggung jawab ganda yang besar, di mana pemerintah daerah dituntut mampu menyelaraskan kesuksesan manajemen penyelenggaraan dengan torehan prestasi di papan klasemen perolehan medali. Guna menghindari risiko kegagalan taktis, Komisi D mendesak instansi terkait untuk mempercepat optimalisasi standarisasi arena pertandingan (venue) serta memperketat periodisasi pemusatan latihan para atlet lokal. Kematangan infrastruktur fisik dan kesiapan mental bertanding dinilai menjadi harga mati, mengingat performa Depok di arena laga akan menjadi barometer utama yang memengaruhi marwah dan citra kota di mata delegasi dari seluruh penjuru Jawa Barat.

Lebih jauh, parlemen memandang momentum Porprov Jabar ini sebagai stimulus emas untuk merevitalisasi ekosistem olahraga domestik secara jangka panjang, sekaligus menjadi panggung pembuktian bagi kualitas dan daya saing para atlet binaan asli daerah di level kompetisi yang lebih kompetitif. Demi menjamin kelancaran peta jalan persiapan tersebut, Komisi D DPRD Kota Depok berkomitmen untuk terus melakukan pengawalan melekat terhadap kinerja Panitia Besar Porprov dan jajaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Depok. Pengawasan berkala ini difokuskan untuk mengantisipasi adanya kendala anggaran maupun teknis di lapangan, sehingga ajang ini tidak sekadar berakhir sebagai agenda seremonial berkala, melainkan mampu menjadi lonjakan prestasi yang membanggakan bagi masyarakat Depok.

Komentar

komentar

BAGIKAN