Efektivitas Aduan Publik Capai 90,93 Persen, Tim Maung ASRI Depok Sapu Bersih Ratusan Masalah Lingkungan Sepanjang Triwulan II

DEPOK (01/07/2026) – Akselerasi penataan ruang kota dan penanganan kedaruratan lingkungan di Kota Belimbing menunjukkan grafik performa yang signifikan pada pertengahan tahun ini. Tim Maung ASRI yang mengusung semangat pemenuhan indikator Manusia Unggul, Aman, Sehat, Resik, dan Indah Kota Depok sukses menorehkan rapor kinerja positif sepanjang triwulan kedua tahun anggaran 2026. Berdasarkan akumulasi data operasional pada periode April hingga Juni, satuan tugas terpadu ini berhasil mengesekusi penyelesaian atas 321 aduan dari total 353 laporan yang dilayangkan oleh masyarakat sipil. Capaian persentase penyelesaian yang menyentuh angka 90,93 persen tersebut diklaim sebagai buah dari solidnya manajemen kolaborasi lintas sektoral yang melibatkan jajaran perangkat daerah serta aparatur kewilayahan dalam merumuskan skema respons cepat yang terukur di lapangan.

Ketua Tim Maung ASRI, Tri Sakti Anggoro, mengutarakan rasa syukurnya atas konsistensi performa personil di lapangan yang berhasil mengonversi ratusan keluhan warga menjadi aksi pembenahan riil. Ditemui pada Rabu, 1 Juli 2026 kemarin, Sakti menegaskan bahwa keberhasilan melampaui target penanganan ini menjadi garansi atas komitmen keterbukaan informasi, kecepatan pelayanan, serta transparansi publik yang diusung oleh timnya. Manifestasi dari intervensi taktis tersebut dijabarkan melalui pelbagai aksi pemulihan ekosistem urban, yang meliputi penutupan paksa 47 titik tempat pembuangan sampah (TPS) ilegal, penyebaran edukasi mengenai risiko bahaya pembakaran sampah secara liar di 136 lokasi, serta penggalakan sosialisasi kebersihan lingkungan yang menyasar 19 titik strategis.

Lebih lanjut, ruang lingkup operasi lapangan Tim Maung ASRI juga menyentuh aspek estetika kota dan keselamatan infrastruktur publik. Hal ini dibuktikan melalui eksekusi operasi pembersihan massal (opsih) pada 18 kawasan, penataan koridor keindahan kota yang membelah 51 ruas jalan utama, peremajaan dan perbaikan jaringan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang sempat padam di 30 titik, hingga langkah mitigasi bencana berupa pemangkasan 20 pohon rimbun yang dinilai memiliki potensi tumbang tinggi saat cuaca ekstrem. Sakti menggarisbawahi bahwa seluruh capaian kuantitatif ini tidak akan terealisasi tanpa adanya sumbangsih sosiologis dari warga yang proaktif memanfaatkan kanal media sosial resmi Tim Maung ASRI sebagai media pelaporan interaktif. Pihak otoritas berharap kemitraan komunal antara birokrasi dan elemen masyarakat sipil ini dapat terus dirawat secara berkelanjutan demi menjamin kelestarian, ketertiban, serta kenyamanan tata ruang hidup di Kota Depok.

Komentar

komentar

BAGIKAN