DEPOK (03/07/2026) – Langkah strategis dalam menekan angka pengangguran terbuka serta meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal di kancah internasional terus dipacu oleh otoritas daerah. Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) memberikan sinyal positif terkait rencana pengaktifan kembali program unggulan pemagangan kerja ke Negeri Sakura yang diproyeksikan bergulir pada tahun anggaran 2027 mendatang. Intervensi kebijakan ini sengaja dipersiapkan jauh-jauh hari guna membuka keran kesempatan bagi para pencari kerja asal Kota Belimbing agar dapat mencicipi atmosfer etos kerja profesional di negara maju. Kepala Disnaker Kota Depok, Nessi Annisa Handari, mengimbau masyarakat luas untuk mulai mempersiapkan aspek fisik dan mental sejak dini guna menghadapi ketatnya proses penyaringan yang akan diterapkan.
Dikutip dari kanal berita resmi pemerintah daerah pada Kamis, 2 Juli 2026, Nessi memaparkan bahwa besaran kuota yang disediakan nantinya akan disesuaikan secara proporsional dengan kapasitas anggaran dan kebutuhan serapan industri di sana. Pemerintah daerah juga berkomitmen untuk menyuntikkan skema bantuan akomodasi serta fasilitas penunjang bagi para kandidat asal Depok yang berhasil lolos kurasi. Lebih lanjut, Nessi menegaskan orientasi dasar dari program ini bahwa para peserta yang diberangkatkan dengan kontrak kerja selama tiga tahun tersebut sejatinya pergi untuk bekerja secara produktif di sektor industri profesional, bukan lagi dalam taraf belajar teori dasar. Atas dasar itulah, guna menggaransi kesiapan kompetensi para milenial Depok agar mampu memenuhi standardisasi disiplin pabrikasi di Jepang, Disnaker bakal membekali para peserta terpilih dengan program pelatihan intensif hulu yang berjalan ketat selama empat bulan penuh sebelum jadwal keberangkatan lintas negara dilakukan.
Menariknya, program pemagangan internasional ini dirancang secara inklusif dengan tidak menerapkan batasan kaku pada latar belakang akademis maupun spesifikasi jurusan tertentu dari para pelamar. Parameter penilaian utama dari tim penguji justru akan menitikberatkan pada tingginya motivasi personal, ketahanan psikologis, serta kesiapan mentalitas pelamar dalam mengikuti seluruh rangkaian uji kompetensi. Di samping mengunci kerja sama strategis dengan korporasi di Jepang, Disnaker Kota Depok juga tengah menggagas inovasi perluasan pasar kerja ke pelbagai negara potensial lainnya yang dikemas di bawah payung program “Depok Maju Go Global”. Guna mengamankan akses informasi valid dan menghindari disinformasi, masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan regulasi serta jadwal registrasi berkala melalui platform ketenagakerjaan digital resmi milik pemkot, yakni situs web Ayo Gawe, yang hingga kini telah mengintegrasikan data lowongan dari sekitar 130 perusahaan aktif, di samping melakukan pemantauan rutin pada akun media sosial resmi Disnaker Kota Depok.





































