Modal Menuju Porprov, Skuad Tinju Amatir Depok Amankan Tiga Podium pada Kejuaraan Nasional di Surabaya

DEPOK (02/07/2026) – Geliat prestasi olahraga adu jotos Kota Depok menunjukkan sinyal positif di kancah nasional menjelang perhelatan olahraga multievent regional paling bergengsi. Tim Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kota Depok sukses membawa pulang dua medali perak dan satu medali perunggu dari ajang Wali Kota Surabaya Cup 2026 yang dihelat pada 26 hingga 28 Juni 2026 lalu. Dua podium kedua berhasil dikunci oleh petenis ring Viola Tualaka pada sektor putri serta Arkidus Muki di kelas putra setelah keduanya mampu menembus babak pamungkas, sedangkan satu keping perunggu pelengkap disumbangkan oleh Raihan Alamsyah. Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Depok, Herry Suprianto, melayangkan apresiasi tinggi atas determinasi para atlet dan jajaran pelatih sekembalinya mereka dari turnamen di Jawa Timur tersebut pada Kamis, 2 Juli 2026.

Herry menegaskan bahwa hasil dari ekspedisi sembilan atlet yang terdiri dari delapan petinju putra dan satu putri ini merupakan instrumen penting dan modal sosiologis yang krusial guna menatap Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat yang dijadwalkan bergulir November mendatang. Mengingat peta persaingan di level provinsi diprediksi bakal jauh lebih kompetitif dengan kepungan talenta terbaik dari pelbagai daerah, Herry mengimbau seluruh elemen Pertina untuk tidak cepat berpuas diri dan justru menjadikan capaian ini sebagai pemantik semangat dalam mengintensifkan program latihan harian. Kesinambungan latihan berkala dinilai menjadi harga mati agar performa para petinju lokal ini berada di titik puncak saat memasuki ring pertandingan utama akhir tahun nanti.

Indikator grafik performa ini turut diamini oleh Ketua Pertina Kota Depok, Silem Serang, yang menyoroti bahwa trio peraih medali tersebut merupakan murni talenta lokal binaan asli Kota Belimbing. Berdasarkan pengamatan tim monitoring, skuad Depok memperlihatkan lonjakan kualitas yang masif dari aspek penguasaan teknik bertanding hingga ketahanan fisik jika dikomparasikan dengan performa mereka pada fase babak kualifikasi sebelumnya. Kendati demikian, Silem memandang turnamen di Surabaya ini bukan sekadar panggung pembuktian rapor di atas kertas, melainkan laboratorium evaluasi taktis bagi tim pelatih untuk membedah kelemahan minor dari seluruh atlet, baik yang berhasil mengamankan podium maupun mereka yang langkahnya terhenti di fase awal.

Dari hasil identifikasi berkala tersebut, jajaran pelatih kini telah mengantongi cetak biru pembenahan demi mengoptimalkan kapasitas bertarung skuad secara menyeluruh. Otoritas cabang olahraga tinju Depok juga melayangkan terima kasih atas sokongan dana serta fasilitas dari KONI Depok yang dinilai menjadi stimulus krusial dalam memperlancar program pembinaan jangka panjang ini. Menatap kalender kompetisi ke depan, Pertina berkomitmen untuk memperbanyak jam terbang bertanding para atlet lewat partisipasi aktif di berbagai turnamen terbuka guna mempertebal ketahanan mentalitas bertarung, dengan harapan besar komoditas tinju mampu mendistribusikan sumbangsih medali emas tertinggi bagi kontingen Kota Depok pada arena Porprov Jabar 2026.

Komentar

komentar

BAGIKAN