Sentuh Aspek Psikologis dan Keterampilan, Dinas Sosial Depok Gulirkan Batch Kedua Rumah Kreatif Anak Istimewa

DEPOK (02/07/2026) – Komitmen dalam menyediakan ruang hidup yang inklusif serta ramah bagi anak-anak berkebutuhan khusus di Kota Belimbing terus diwujudkan melalui program pembinaan berkelanjutan. Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Sosial (Dinsos) kembali menggulirkan program Rumah Kreatif Anak Istimewa (RKAI) sebagai wadah inkubasi bakat serta optimalisasi potensi bagi anak-anak istimewa. Sejak pertama kali diintroduksi ke publik pada 24 Juli 2025 silam, program inovatif ini kini resmi memasuki tahun kedua pelaksanaan di mana untuk Batch I Tahun Anggaran 2026 dijadwalkan berlangsung secara intensif mulai 29 Juni hingga September 2026 mendatang. Kepala Dinsos Kota Depok, Utang Wardaya, menegaskan bahwa orientasi pengembangan RKAI kini sengaja diperluas agar mampu mendistribusikan layanan intervensi yang komprehensif, dengan tidak hanya berfokus pada pengasahan keterampilan fisik melainkan juga menyentuh aspek stabilitas psikologis serta kesejahteraan mental para peserta.

Ditemui pada Kamis, 2 Juli 2026 kemarin, Utang menguraikan bahwa RKAI dirancang sebagai ekosistem yang aman agar anak-anak istimewa ini memiliki kebebasan mengeksplorasi minat dan bakat privat mereka tanpa sekat pembatas. Pendampingan menyeluruh yang diinisiasi oleh Dinsos ini diharapkan mampu mengeskalasi rasa percaya diri, menumbuhkan kemandirian sosial, serta memberikan jaminan kesetaraan hak bagi mereka untuk mengukir prestasi di masa depan. Langkah taktis ini dinilai krusial agar kelompok rentan tersebut mendapatkan proteksi dan stimulasi tumbuh kembang yang seimbang antara kapasitas keahlian praktis dengan kondisi kesehatan fisik serta psikis yang prima.

Menyangkut teknis operasional di lapangan, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Kota Depok, Rijal Farhan, memaparkan bahwa pada penyelenggaraan periode batch pertama tahun ini, RKAI menyediakan tujuh spesifikasi klasifikasi pelatihan keterampilan terpadu. Portofolio program tersebut mencakup pelatihan seni melukis, olah vokal atau musik, seni tari, pembuatan kerajinan tangan, penguasaan desain grafis dan fotografi, pengenalan bahasa isyarat, kelas mengaji Braille, hingga bimbingan menghafal Al-Quran. Guna menyempurnakan program pemberdayaan tersebut, pihak manajemen turut menyisipkan fasilitas layanan kesehatan dasar gratis yang meliputi pemeriksaan medis umum dan kesehatan gigi, serta pembukaan pos layanan konseling psikologis berkala bagi para peserta demi menggaransi seluruh rangkaian kurikulum pembelajaran di Rumah Kreatif berjalan secara optimal dan tepat sasaran.

Komentar

komentar

BAGIKAN