DEPOK (18/06/2026) – Momentum sakral pelepasan generasi muda madrasah menjadi panggung bagi otoritas eksekutif daerah untuk menitipkan arah masa depan pembangunan sumber daya manusia. Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, menghadiri langsung agenda Tasyakuran Kelulusan Kelas IX Angkatan ke-28 Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Kota Depok yang dihelat di Lapangan MTsN Kota Depok, Jalan Raya Kampung Sawah, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Cilodong, pada Kamis, 18 Juni 2026 kemarin. Dalam prosesi penuh khidmat tersebut, Chandra melayangkan apresiasi mendalam kepada jajaran dewan guru, tenaga kependidikan, serta para orang tua murid yang telah mendedikasikan waktu, bimbingan, dan untaian doa hingga para siswa berhasil menuntaskan satu fase krusial dalam wajib belajar sembilan tahun.
Ditemui di sela-sela kemeriahan acara, Chandra mengingatkan kepada para lulusan bahwa yudisium kelulusan ini bukanlah titik akhir dari sebuah pengembaraan intelektual, melainkan gerbang awal untuk memijak anak tangga pendidikan yang lebih tinggi sekaligus bersiap menghadapi dinamika zaman yang kian kompleks. Ia menitipkan pesan mendalam agar para alumni muda ini terus memelihara syahwat belajar, mengasah bakat, dan konsisten melahirkan karya nyata. Bagi Chandra, tantangan global saat ini tidak lagi sekadar membutuhkan pasokan generasi yang unggul di atas kertas atau berindeks prestasi tinggi, melainkan menuntut adanya keseimbangan aspek integritas moral, kepedulian sosial yang tinggi, sensitivitas kreativitas, serta ketangguhan dalam berkolaborasi lintas disiplin.
Lebih lanjut, orang nomor dua di Kota Depok ini membakar motivisme para siswa untuk berani merajut mimpi setinggi langit tanpa perlu merasa inferior terhadap keterbatasan latar belakang ekonomi. Ia mencontohkan silsilah para tokoh bangsa dan figur besar dunia yang justru lahir dari rahim kesederhanaan, namun mampu menggetarkan panggung sejarah berkat modal kedisiplinan yang kaku, kerja keras yang konsisten, serta mentalitas pantang menyerah. Di samping itu, para siswa juga diwajibkan untuk senantiasa mengawal nama baik kehormatan keluarga, reputasi almamater madrasah, hingga identitas Kota Depok di mana pun mereka melanjutkan studi. Menutup arahannya, Chandra menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kota Depok yang terus menaruh perhatian besar pada peningkatan mutu sektor pendidikan sebagai instrumen investasi terbaik jangka panjang, demi memastikan ruang-ruang kelas madrasah saat ini bertransformasi menjadi inkubator yang melahirkan calon pemimpin, ilmuwan, pengusaha, ulama, hingga teknokrat masa depan.







































