Depok (30/04/2026) – Ketua Komisi A DPRD Kota Depok, Khairullah, menekankan krusialnya pendidikan wawasan kebangsaan bagi generasi muda guna menjaga harmoni sosial pasca-kontestasi politik. Hal tersebut disampaikannya dalam agenda diskusi bersama Tim Pengawal Percepatan Pembangunan Daerah (TP3D) Depok, Kepala Badan Kesbangpol, serta sejumlah lembaga mandatori lainnya.
Sinergi Lembaga Kebangsaan
Pertemuan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur penting, di antaranya Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), Pusat Pembinaan Wawasan Kebangsaan (PPWK), dan Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI).
Khairullah hadir dalam kapasitasnya sebagai bagian dari Tim PPWK Kota Depok, mewakili unsur DPRD dalam struktur Tim Pusat Pembinaan Wawasan Kebangsaan tersebut.
Menghapus Residu Pilkada dan Polarisasi
Dalam kesempatan tersebut, Khairullah menyoroti perlunya langkah nyata untuk membersihkan “residu” atau sisa-sisa perselisihan akibat Pilkada yang belum sepenuhnya usai di tengah masyarakat. Menurutnya, polarisasi akibat kontestasi politik harus segera dihapuskan untuk menjamin kerukunan warga.
“Menjaga kerukunan dan harmoni di masyarakat dengan memberikan hak-hak warga secara adil tanpa sekat,” tegas Khairullah. Ia menambahkan bahwa pemenuhan hak warga secara adil merupakan kunci utama dalam merawat persatuan.
Mengenal PPWK: Penguatan Nasionalisme
Menjawab pertanyaan mengenai peran lembaga yang diikutinya, Khairullah menjelaskan bahwa PPWK merupakan singkatan dari Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan.
Lembaga ini merupakan forum atau kelompok kerja yang dibentuk oleh pemerintah, biasanya melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol). PPWK memiliki misi strategis untuk:
-
Meningkatkan rasa cinta tanah air dan nasionalisme.
-
Memperkuat pemahaman nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
-
Mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda, melalui sosialisasi dan kurikulum yang terstruktur.
Upaya penguatan wawasan kebangsaan ini diharapkan menjadi benteng bagi generasi muda Depok agar tidak mudah terpecah belah oleh dinamika politik dan isu-isu yang mengancam persatuan bangsa








































