Revitalisasi Situ Pedongkelan: Misi Yeti Wulandari Mengubah Kawasan “Kusam” Menjadi Episentrum Ekonomi Baru

Depok (15/04/2026) – Di tengah tantangan menyusutnya jumlah situ di Kota Depok yang kini menyisakan 23 titik, Situ Pedongkelan di Cimanggis menjadi sorotan utama. Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Yeti Wulandari, menegaskan komitmennya untuk melakukan transformasi total terhadap situ seluas 5,7 hektar tersebut agar tidak lagi dipandang sebagai kawasan kumuh dan kusam.

Langkah ini diambil mengingat posisi strategis Situ Pedongkelan sebagai instrumen vital pengendali banjir bagi aliran Kali Laya, yang berdampak langsung pada kawasan rawan seperti Taman Duta, Bukit Cengkeh, dan Tugu.

Audit Lapangan: Dari Sedimen hingga Ancaman Kerusakan Struktur

Dalam peninjauan langsung selama lebih dari tiga jam pada Senin (13/04/26), Yeti Wulandari menyisir sepanjang 2 kilometer tepian situ didampingi Lurah Tugu Ayu Diah Pratiwi, serta pengurus Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Dari hasil pemantauan tersebut, ditemukan sejumlah masalah teknis yang mendesak:

  • Pengerukan Sedimen: Kedalaman situ diperkirakan telah berkurang hingga 40 persen akibat penumpukan lumpur. Hal ini memicu urgensi pengerukan agar situ dapat kembali berfungsi maksimal sebagai bak penampung air sekaligus sarana olahraga Perahu Naga.

  • Kerusakan Turap: Ditemukan sejumlah titik turap yang roboh dan menutupi outlet pembuangan air, yang jika dibiarkan dapat meningkatkan risiko kegagalan struktur serupa tragedi Situ Gintung.

  • Masalah Sanitasi: Adanya limbah dari kandang sapi dan sampah domestik yang masih mencemari badan air.

Strategi Kolaborasi Lintas Provinsi

Menyadari bahwa revitalisasi situ membutuhkan anggaran yang signifikan, Yeti Wulandari mengambil langkah progresif dengan menginisiasi komunikasi lintas wilayah. Mengingat lokasi Situ Pedongkelan berada di perbatasan Depok dan Jakarta Timur, politikus Partai Gerindra ini mulai menjajaki koordinasi anggaran dengan pimpinan DPRD Provinsi Jakarta.

“Ini akan melibatkan banyak instansi untuk mempercantik Situ Pedongkelan. Koordinasi telah dilakukan agar langkah perbaikan segera ditindaklanjuti secara komprehensif,” ujar Yeti.

Target: Destinasi Wisata dan Sentra UMKM

Visi besar dari revitalisasi ini adalah menjadikan Situ Pedongkelan sebagai magnet ekonomi kreatif. Saat ini, penataan awal telah dimulai melalui pembangunan 36 lapak UMKM semi-permanen oleh Pokdarwis, di mana 20 di antaranya sudah aktif beroperasi.

Ketua Pokdarwis Situ Pedongkelan, Irfan Nurdin, optimis bahwa dengan pembangunan jogging track dan infrastruktur yang lebih aman di sisi timur, kawasan ini akan menjadi destinasi rekreasi unggulan warga.

“Kita ketahui sisi timur masih berupa tanah yang rawan longsor dan licin saat hujan. Perbaikan infrastruktur jalan menjadi kunci agar wisatawan merasa nyaman dan ekonomi lokal tumbuh,” tambah Yeti.

Melalui sinergi antara normalisasi fungsi ekologis dan penataan ruang publik, Situ Pedongkelan diharapkan tidak hanya sekadar menjadi kolam penampung banjir, tetapi bertransformasi menjadi aset berharga yang mempercantik wajah Kota Depok di masa depan.

Komentar

komentar

BAGIKAN